Wanita Tewas di Indekos Serpong, Polisi: Pelaku Tusuk Korban 9 Kali
Rabu, 29 Juni 2022 - 15:51 WIB
Polda Metro Jaya memajang tiga pelaku pembunuhan wanita di kamar indekos Serpong, Tangsel, Rabu (29/6/2022). Foto: MNC Portal Indonesia/Erfan Maaruf
JAKARTA - Polisi menangkap tiga orang tersangka pelaku pembunuhan sadis wanita berinisial SL (35) yang mayatnya ditemukan di indekos Jalan Bhayangkara, RT02 RW05, Pondok Jagung Timur, Serpong Utara, Tangerang Selatan. Pelaku menusuk korban sebanyak sembilan kali saat hendak mengambil handphone.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, ketiga tersangka tersebut adalah AJL, J, dan S. Pembunuhan tersebut terjadi pada Sabtu 25 Juni 2022 sekitar pukul 02.00 WIB. Baca juga: Pelaku Pembunuhan Wanita di Kamar Indekos Serpong Ditangkap Polisi
Saat itu pelaku eksekutor AJL (38) hendak mengambil barang berupa handphone milik korban. Namun, korban melakukan perlawanan sehingga pelaku yang telah mempersiapkan senjata tajam membunuh korban dengan sembilan tusukan.
"Pelaku menusuk sebanyak sembilan kali di perut," kata Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (29/6/2022).
Saat melakukan perlawanan korban berteriak untuk meminta tolong. Tetangga korban yang mendengar adanya teriakan dari kosan SL menghampiri dan menyaksikan korban dalam keadaan kritis.
"Korban tidak tertolong," ujarnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, ketiga tersangka tersebut adalah AJL, J, dan S. Pembunuhan tersebut terjadi pada Sabtu 25 Juni 2022 sekitar pukul 02.00 WIB. Baca juga: Pelaku Pembunuhan Wanita di Kamar Indekos Serpong Ditangkap Polisi
Saat itu pelaku eksekutor AJL (38) hendak mengambil barang berupa handphone milik korban. Namun, korban melakukan perlawanan sehingga pelaku yang telah mempersiapkan senjata tajam membunuh korban dengan sembilan tusukan.
"Pelaku menusuk sebanyak sembilan kali di perut," kata Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (29/6/2022).
Saat melakukan perlawanan korban berteriak untuk meminta tolong. Tetangga korban yang mendengar adanya teriakan dari kosan SL menghampiri dan menyaksikan korban dalam keadaan kritis.
"Korban tidak tertolong," ujarnya.
Lihat Juga :