Hilirisasi Produk Karet, Pemrov Sumsel Segera Bentuk BUMD dan Sentra UMKM
Kamis, 25 Juni 2020 - 12:20 WIB
Menurutnya, upaya jangka pendek tersebut akan lebih baik ketimbang memaksakan hilirisasi industri karet pada skala besar yang relatif membutuhkan waktu lama.
Tak hanya itu, untuk hilirisasi industri karet skala besar seperti pendirian pabrik ban juga dihadapkan pada beberapa kendala seperti sulitnya menggaet investor untuk melakukan investasi di Sumsel, infrastruktur dan insentif di sektor regulasi.
"Jadi untuk hilirisasi industri karet disarankan untuk skala kecil seperti lewat UMKM yang menghasilkan produk untuk pasar domestik, jangan langsung orientasi ekspor," jelasnya.
Terkait pendirian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Agro Sumsel, kata Rudi, sebelumnya BUMD pangan ini telah dicanangkan oleh Gubernur Sumsel pada 2018 lalu.
"Peraturan Daerah (Perda) mengenai BUMD Agro telah sampai di Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Sumsel dan pada tahun ini akan rampung," katanya. (Baca juga: Dewan Dorong Pengembangan Pelabuhan Boom Baru dan Sungai Lais)
Tak hanya itu, untuk hilirisasi industri karet skala besar seperti pendirian pabrik ban juga dihadapkan pada beberapa kendala seperti sulitnya menggaet investor untuk melakukan investasi di Sumsel, infrastruktur dan insentif di sektor regulasi.
"Jadi untuk hilirisasi industri karet disarankan untuk skala kecil seperti lewat UMKM yang menghasilkan produk untuk pasar domestik, jangan langsung orientasi ekspor," jelasnya.
Terkait pendirian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Agro Sumsel, kata Rudi, sebelumnya BUMD pangan ini telah dicanangkan oleh Gubernur Sumsel pada 2018 lalu.
"Peraturan Daerah (Perda) mengenai BUMD Agro telah sampai di Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Sumsel dan pada tahun ini akan rampung," katanya. (Baca juga: Dewan Dorong Pengembangan Pelabuhan Boom Baru dan Sungai Lais)
Lihat Juga :