Karyawan yang Mengaku Dirampok di Tarengge Timur Dipolisikan

Minggu, 19 Juni 2022 - 14:43 WIB
Karyawan yang mengaku dirampok di Desa Tarengge Timur dipolisikan gegara menggelapkan uang perusahaan. Foto/Istimewa
LUWU TMUR - Karyawan Indo Marco Tomoni yang dikabarkan telah dirampok saat pulang menagih bahan campuran, di jalan poros Desa Tarengge Timur, Kacamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur , beberapa waktu lalu, ternyata hoaks.

Setelah pihak kepolisian mendalami kasus tersebut, sang korban kembali memberikan keterangan bahwa kejadian perampokan tersebut hanya kebohongan untuk menutupi kesalahan dari karyawan yang bernama Andi Baso itu.



Baca Juga: Karyawan Perusahaan di Lutim Dijambret Usai Pulang dari Menagih

Kapolsek Wotu, AKP Syahrir, mengatakan pelaporan pencurian yang diterima oleh pihaknya adalah laporan palsu. Sehingga pihaknya pun menangkap pelapor pencurian.

"Tim Resmob telah mengamankan dan menangkap pelapor pencurian tersebut dan setelah dilakukan pemeriksaan kembali, ditemukan bukti yang kuat serta pengakuan dari pelaku bahwa membenarkan telah menggelapkan uang setoran perusahaan," kata AKP Syahrir.

"Dan melakukan rekayasa kejadian seolah-olah telah dirampok atau dilakukan tindak pidana pencurian atas dirinya," tambah Syahrir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!