Cegah Karhutla, Dishut Sumsel Perkokoh Regu KPH
Rabu, 24 Juni 2020 - 13:58 WIB
Berdasarkan pantauan pihaknya, kata Syafrul, tinggi muka air lahan gambut di beberapa lokasi sudah mulai berkurang. Situasi ini berpotensi menyebabkan kemungkinan terjadinya kebakaran. "Hotspot sudah mulai terpantau terutama di sejumlah wilayah yang lahannya mengandung banyak mineral seperti di Kabupaten Muara Enim," katanya.
Syafrul menambahkan, Pemprov telah menganggarkan dana penanggulangan karhutla dari APBD yang mencapai Rp5 miliar bagi 10 daerah di Sumsel yang lahan dan hutannya rentan terbakar. Dana tersebut diperuntukkan membeli sarana dan prasarana serta penguatan regu satgas, sehingga bisa membantu apabila ada kebakaran.
"Terutama untuk lahan masyarakat yang mudah terbakar, tentu peran pemerintah daerah dan dinas terkait sangat penting. Kalau di perusahaan tentu menjadi tanggungjawab pemegang izin usaha itu sendiri. Untuk perusahaan pemegang izin itu, kita terus berkoordinasi mulai memonitor kesiapan regu dan peralatan mereka, kemudian evaluasi pemantauan di wilayah mereka," tandasnya.
Syafrul menambahkan, Pemprov telah menganggarkan dana penanggulangan karhutla dari APBD yang mencapai Rp5 miliar bagi 10 daerah di Sumsel yang lahan dan hutannya rentan terbakar. Dana tersebut diperuntukkan membeli sarana dan prasarana serta penguatan regu satgas, sehingga bisa membantu apabila ada kebakaran.
"Terutama untuk lahan masyarakat yang mudah terbakar, tentu peran pemerintah daerah dan dinas terkait sangat penting. Kalau di perusahaan tentu menjadi tanggungjawab pemegang izin usaha itu sendiri. Untuk perusahaan pemegang izin itu, kita terus berkoordinasi mulai memonitor kesiapan regu dan peralatan mereka, kemudian evaluasi pemantauan di wilayah mereka," tandasnya.
(don)
Lihat Juga :