Pemkot Surabaya Diduga Sembunyikan Data Korban Meninggal PDP

Selasa, 23 Juni 2020 - 15:39 WIB
Screenshot akun Twitter Pemkot Surabaya, Bangga Surabaya. Foto/Ist
SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menjadi sorotan publik. Penyebabnya selama berbulan-bulan menulis data kematian pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 hanya berhenti di angka tiga orang saja.

Padahal di daerah mana pun jumlah PDP ini hampir sama yang meninggal dengan jumlah konfirmasi positif. Yakni, tembus ratusan orang. (Baca juga: Banyak Data Konfirmasi Covid-19 Tak Valid Dikembalikan ke Pemprov )



Apalagi di Kota Surabaya dimana jumlah kasus positif sudah mencapai 4.771 pada Senin (22/6) malam. Sementara yang sembuh sudah 1.631 orang dan meninggal akibat positif COVID-19, 359 orang.

Seorang jurnalis senior Ahmad Arif menyoroti hal ini melalui akun twitter miliknya. "Kira-kira bu Risma tahu nggak ya, ada 676 PDP dan 43 ODP di Kota Surabaya yg telah meninggal (data Minggu, 22/6)? Karena yg dilaporkan di laman resmi Gugus Jatim hanya ada 3 PDP meninggal," tulisnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!