MUI Jabar dan Keluarga Besar Ridwan Kamil Gelar Shalat Gaib untuk Emmeril Kahn Mumtadz

Jum'at, 03 Juni 2022 - 05:49 WIB
Shalat gaib juga digelar berdasarkan perhitungan pihak keluarga dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Swiss yang telah meyakini Emmeril telah meninggal dunia. Sebab, setelah delapan hari pencarian, Emmeril tak kunjung ditemukan.

"Keluarga meminta ingin ketemu (berkonsultasi, kami harus bagaimana secara syariat? Saya katakan, kalau sudah yakin, kewajiban itu adalah menyalatkan. Walaupun tidak melihat jenazahnya adalah wajib menyalatkan," kata Ketua MUI Jabar, KH Rachmat Syafei menjelaskan dasar syariat pelaksanaan shalat gaib tersebut.

Menurut Rachmat, shalat gaib dilaksanakan berdasarkan pertimbangan terbuka terkait data dan situasi terakhir proses pencarian Emmeril. Hal itu juga diperkuat dengan keterangan dari pihak yang berwenang, dalam hal ini KBRI Swiss yang mengacu pada keterangan pihak kepolisian setempat.

Baca juga: Berharap Emmeril Kahn Mumtadz Ditemukan, Ridwan Kamil dan Istri Terjun Susuri Sungai Aare

"Karena ketentuan agama, kalau meyakini sudah meninggal dunia, diduga keras, maka wajib dishalatkan. Maka saya tadi mengajak langsung (shalat gaib) karena sudah ada informasi dari pihak yang berwenang, dari Swiss. Kemudian keyakinan berdasarkan syariat, langkah-langkahnya sudah dikaji. Ini kita yakin meninggal dunia berdasarkan medis dan akal yang logis," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!