Ratusan Prajurit Divif 2 Kostrad Jalani Rapid Test COVID-19
Sabtu, 25 April 2020 - 17:13 WIB
Prajurit Divif 2 Kostrad, menjalani rapid test untuk mendeteksi penularan COVID-19. Foto/Dok Penerangan Divif 2 Kostrad
Ratusan prajurit Divif 2 Kostrad menjalani tes cepat atai rapid test COVID-19, untuk deteksi dini penularan virus mematikan tersebut.
Tes cepat ini digelar di Gedung Indor Markas Divif 2 Kostrad, Sabtu (25/4/2020).
Rapid test, dinilai sebagai metode yang cukup efektif untuk melacak infeksi virus SARS-CoV-2 dengan mengambil sampel darah yang akurasinya mencapai 95%. Hasil rapid test dapat diketahui dalam waktu 10 menit.
Kegiatan ini diikuti sebanyak 413 prajurit satuan dalam Markas Divif 2 Kostrad di antaranya Denpal, Ajen, Denhub, Yonarmed 1 Kostrad serta Denpom Divif 2 Kostrad. Ini merupakan langkah serius Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto, yang telah memerintahkan Satuan Dalam Divif 2 Kostrad untuk lebih ketat melakukan pemeriksaan kesehatan.
Koordinator rapid test, Komandan Batalyon Kesehatan 2 Divif 2 Kostrad, Mayor Ckm Ayiq Mahmud menjelaskan, rapid test ini bukan untuk diagnosa COVID-19 secara langsung, karena rapid test yang digunakan berbasis pada respons imunologi untuk melihat respons antibodi dalam tubuh.
Tes cepat ini digelar di Gedung Indor Markas Divif 2 Kostrad, Sabtu (25/4/2020).
Rapid test, dinilai sebagai metode yang cukup efektif untuk melacak infeksi virus SARS-CoV-2 dengan mengambil sampel darah yang akurasinya mencapai 95%. Hasil rapid test dapat diketahui dalam waktu 10 menit.
Kegiatan ini diikuti sebanyak 413 prajurit satuan dalam Markas Divif 2 Kostrad di antaranya Denpal, Ajen, Denhub, Yonarmed 1 Kostrad serta Denpom Divif 2 Kostrad. Ini merupakan langkah serius Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto, yang telah memerintahkan Satuan Dalam Divif 2 Kostrad untuk lebih ketat melakukan pemeriksaan kesehatan.
Koordinator rapid test, Komandan Batalyon Kesehatan 2 Divif 2 Kostrad, Mayor Ckm Ayiq Mahmud menjelaskan, rapid test ini bukan untuk diagnosa COVID-19 secara langsung, karena rapid test yang digunakan berbasis pada respons imunologi untuk melihat respons antibodi dalam tubuh.
Lihat Juga :