Bertambah 64, Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Kini 839
Kamis, 26 Mei 2022 - 06:19 WIB
Selain itu, dilakukan pula tes antigen sebanyak 12.707 orang dites, dengan hasil 35 positif dan 12.672 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.
"Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.233.937 dengan tingkat kesembuhan 98,7%, dan total 15.300 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,2%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6%," tuturnya.
Dwi melanjutkan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.
"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 49.271 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 1.014.407 per sejuta penduduk," ujarnya.
Menurut Dwi, untuk positivity rate di Jakarta sudah di bawah standar organisasi kesehatan dunia (WHO). "Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 1,4%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,6%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%," ucapnya.
"Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.233.937 dengan tingkat kesembuhan 98,7%, dan total 15.300 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,2%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6%," tuturnya.
Dwi melanjutkan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.
"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 49.271 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 1.014.407 per sejuta penduduk," ujarnya.
Menurut Dwi, untuk positivity rate di Jakarta sudah di bawah standar organisasi kesehatan dunia (WHO). "Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 1,4%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,6%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%," ucapnya.
(hab)
Lihat Juga :