Buntut Pengusiran UAS, Kedubes Singapura Digeruduk Massa
Jum'at, 20 Mei 2022 - 15:16 WIB
Mulanya, UAS beserta keluarga dan sahabatnya berangkat dari pelabuhan Batam menuju Singapura pada Senin, 16 Mei 2022 sekira pukul 12.50 WIB. UAS beserta rombongan berangkat ke Singapura menggunakan Kapal MV Brilliance of Majestic.
Setiba di Singapura, Immigration and Checkpoints Authority (ICA) atau otoritas imigrasi dan pemeriksaan Singapura menolak masuk (denied entry) UAS dan enam orang lainnya. Mereka ditolak masuk dengan alasan tidak memenuhi syarat untuk berkunjung ke Singapura.
Kemudian, UAS beserta enam orang lainnya langsung kembali ke Indonesia. UAS dilaporkan kembali di TPI Batam Center pada pukul 18.10 WIB. Petugas Imigrasi Batam kemudian melakukan pemeriksaan terhadap UAS dan enam orang lainnya itu.
Pemerintah Singapura dalam keterangan resminya menjelaskan alasan pihaknya menolak UAS. Salah satunya, karena isi ceramah UAS dianggap ekstrem. Pemerintah Singapura takut UAS menyebarkan paham yang tidak sesuai ke warganya.
Setiba di Singapura, Immigration and Checkpoints Authority (ICA) atau otoritas imigrasi dan pemeriksaan Singapura menolak masuk (denied entry) UAS dan enam orang lainnya. Mereka ditolak masuk dengan alasan tidak memenuhi syarat untuk berkunjung ke Singapura.
Kemudian, UAS beserta enam orang lainnya langsung kembali ke Indonesia. UAS dilaporkan kembali di TPI Batam Center pada pukul 18.10 WIB. Petugas Imigrasi Batam kemudian melakukan pemeriksaan terhadap UAS dan enam orang lainnya itu.
Pemerintah Singapura dalam keterangan resminya menjelaskan alasan pihaknya menolak UAS. Salah satunya, karena isi ceramah UAS dianggap ekstrem. Pemerintah Singapura takut UAS menyebarkan paham yang tidak sesuai ke warganya.
(hab)
Lihat Juga :