Nestapa Caca Gadis Cilik asal Ligung Majalengka, Ada Tumor Besar di Perutnya

Senin, 22 Juni 2020 - 13:24 WIB
Keceriaan Caca di sekolah juga disampaikan Hana Munawaroh, salah seorang guru di Madrasah Diniyah. Sebelum sakit, Caca merupakan sosok ceria setiap kali berada di sekolah.

"Baik dan ceria. Untuk pelajaran juga, dia termasuk murid yang cepat nangkap (mengerti). Sekarang lihat kondisinya seperti ini," kata Hana sambil meneteskan air mata.

Butuh Uluran Tangan Dermawan

Untuk mendapatkan biaya agar penyakit putrinya itu ditangani dokter, kini Taryan dan Neni harus memeras otak. Saat ini, Caca memiliki jadwal rutin untuk periksa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Hasan Sadikin atau RSHS Bandung sesuai rujukan dari dokter di RSUD Cideres.

"Dari (RSUD) Cideres dirujuk ke (RS) Hasan Sadikin, karena di sana (RSUD Cideres) nggak ada alatnya. Kami sempat minta dirujuk ke RS yang ada di Cirebon saja, biar deket. Tapi katanya sama, di sana (RS di Cirebon) juga nggak bisa," kata Taryan.

Keinginan Taryan agar Caca dirujuk ke RS di Cirebon, salah satunya adalah atas pertimbangan biaya. Meskipun untuk pengobatan Caca menggunakan kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau BPJS Kesehatan, tetapi tetap diperlukan biaya untuk membayar ongkos transportasi dan memenuhi kebutuhan selama Caca menjalani perawatan di Kota Bandung.

Pasalnya, saat di RSHS, Caca menjalani Kemotherapi yang memaksa mereka tinggal di sana selama sekitar 5 hari. "Waktu ke Bandung, kami pake angkutan umum. Karena kalau nyewa mobil kan pasti lebih mahal. Belum lagi kebutuhan kami selama di sana," ujar dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!