Kondisi Terkini Pasien Bergejala Hepatitis Akut yang Dirawat di RS Wahidin

Jum'at, 13 Mei 2022 - 21:44 WIB
"Salah satu yang kita nilai dari perkembangannya anak ini tidak lagi demam setelah masuk di RS Wahidin. Kemudian makannya juga semakin bagus," terangnya.

"Parameter enzim hati yang menjadi petanda baik untuk mengatakan seseorang menderita hepatitis juga didapatkan penurunan yang signifikan yang tadinya di atas 1.000 sekarang sudah di bawah 500," sambung dr Nu'man.

Ia mengimbuhkan untuk penanganan pasien anak bergejala hepatitis akut itu seperti halnya penderita hepatitis biasa. Sehingga, tidak ada penanganan khusus, melainkan perawatan sama dengan penanganan hepatitis pada umumnya. Meski kondisi sang pasien berangsur membaik, namun pasien tersebut belum diizinkan untuk pulang.

"Belum bisa diputskan untuk pulang, karena selama enzinya belum atau masih 400. Yang kedua, parameter laboratorium ada saatnya kita konfirmasi. Karena pasien sampai saat ini kita tidak menemukan adanya hepatitis yang biasa menginfeksi anak-anak maupun orang dewasa,'' tuturnya

Lebih jauh, dr Nu'man bilang sampai sekarang, pihaknya juga belum dapat mengidentifikasi apakah pasien anak itu menderita hepatitis A, B, dan C. Pihaknya malah menemukan adanya indikasi sang pasien juga terpapar infeksi rubella. Hanya saja, masih harus menunggu konfirmasi lanjutan, apakah hal tersebut sebagai penyebab atau memang sang pasien terjangkit hepatitis akut misterius yang saat ini mewabah.

"Saat ini kita sudah mengirimkan sampel ke laboratorium Kementerian Kesehatan untuk diteliti. Sehingga kita dapat mengetahui jenis apa yang terjangkit pada pasien kita ini," tutupnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!