Mencekam, Dua Kampung di Bima Bentrok 1 Tewas dan 13 Rumah Dibakar

Sabtu, 20 Juni 2020 - 21:57 WIB
Sejumlah anggota Kepolisian Polres Bima, NTB menghalau dua warga desa bertetangga di Bima yang bentrok. Foto/Edy Irawan
BIMA - Dipicu kasus pengeroyokan hingga seorang korban meninggal dunia, dua warga desa bertetangga di Bima-Nusa Tenggara Barat, berakhir bentrok. Sedikitnya 13 rumah dibakar dan 10 rumah warga lainnya dirusak massa akibat penyerangan pembalasan pasca kejadian pengeroyokan.

Sejumlah anggota Kepolisian Polres Bima-Nusa Tenggara Barat, yang dipimpin langsung Kapolres AKBP Gunawan Tri Hatmoyo, berupaya menghalau dan mengejar warga Desa Talabiu yang melakukan pengerusakan dan pembakaran rumah warga di Desa Padolo, pada Sabtu (20/6). (Baca juga: Penggelap Dana Ratusan Nasabah Senilai Rp5 M Dibekuk, Ini Modusnya )



Melihat polisi yang datang, warga yang melakukan penyerangan kabur ke perkampungannya setelah berhasil membakar sedikitnya 13 rumah dan merusak 10 rumah warga lainnya di Desa Padolo, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima-NTB.

Tercatat, dari 13 bangunan rumah yang terbakar, dua di antara merupakan fasilitas umum yakni Kantor Desa Padolo dan Polindes Kesehatan. Terlihat, sebagian bangunan yang terbakar hingga rata dengan tanah dan sebagian besar bangunan lainnya mengalami kerusakan yang sangat parah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!