Update Corona DIY: Positif 285 Orang, Sembuh 231 Orang
Sabtu, 20 Juni 2020 - 19:13 WIB
Kasus positif Corona di DIY masih terus bertambah. FOTO : DOK SINDOnews
YOGYAKARTA - Gugus Tugas Percepatan Penangganan COVID-19 mengumumkan ada penambahan delapan pasien positif terinfeksi virus corona jenis baru, Corona Virus Disease 19 (COVID-19), Sabtu (20/6/2020). Penambahan pasien positif itu hasil pemeriksaan 138 sampel spisemen dari 100 orang.
Delapan penambahan terkonfirmasi kasus positif COVID-19 tersebut terdiri dari empat warga Sleman, tiga warga Kulonprogo dan satu warga Yogyakarta. Empat warga Sleman yang positif kasus 280, jenis kelamin perempuan, usia 51 tahun, kasus 281 jenis kekamin laki laki, usia 32 tahun, kasus 283 jenis kelamin laki laki, usia 40 tahun dan kasus 284 jenis kelamin laki laki, usia 37 tahun.
Tiga warga Kulonprogo kasus 285 jenis kelamin laki-laki usia 18 tahun, kasus 286 jenis kelamin laki-laki usia 50 tahun dan kasus 287 jenis kelamin laki-laki usia 26 tahun. Satu warga Yogyakarta kasus 282 jenis kelamin laki-laki usia 53 tahun. Sehingga total pasien positif COVID-19 di DIY menjadi 285 kasus.
Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penangganan COVID-19 DIY, Berty Murtiningsih mengatakan empat warga Sleman yang positif COVID-19 itu, kasuis 282 dan 283 ada riwayat perjalanan Palembang selain itu 283 juga menerima tamu dari Jakarta. Kasus 284 ada riwayat perjalanan dari Salatiga dan kasus 280 masih dalam penelurusan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman.
Tiga warga Kulonprogro yang positif, kasus 285 dan 286 ada riwayat kontak dengan pasien COVID-19 dari Kulonprogo dan kasus 287 ada riwayat perjalan dari Kutai. Untuk kasus 281 warga Yogyakarta ada riwayat perjalanan dari Solo.
“Mereka yang positif COVID-19 karena ada riwayat perjalanan dari luar kota, ada yang hasil pemerikssaa PCR dari rumah sakit, karena ada gejala atau kekhawatiran serta hasil RDT oleh puskesmas dan reaktif. Untuk warga Kulonprogo yang terpapar dari pasien COVID-19 Purworejo, hasil pelacakan Dinkes Kulonprogo dari notifikasi Dinkes Purworejo,” kata Berty, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (20/6/2020).
Delapan penambahan terkonfirmasi kasus positif COVID-19 tersebut terdiri dari empat warga Sleman, tiga warga Kulonprogo dan satu warga Yogyakarta. Empat warga Sleman yang positif kasus 280, jenis kelamin perempuan, usia 51 tahun, kasus 281 jenis kekamin laki laki, usia 32 tahun, kasus 283 jenis kelamin laki laki, usia 40 tahun dan kasus 284 jenis kelamin laki laki, usia 37 tahun.
Tiga warga Kulonprogo kasus 285 jenis kelamin laki-laki usia 18 tahun, kasus 286 jenis kelamin laki-laki usia 50 tahun dan kasus 287 jenis kelamin laki-laki usia 26 tahun. Satu warga Yogyakarta kasus 282 jenis kelamin laki-laki usia 53 tahun. Sehingga total pasien positif COVID-19 di DIY menjadi 285 kasus.
Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penangganan COVID-19 DIY, Berty Murtiningsih mengatakan empat warga Sleman yang positif COVID-19 itu, kasuis 282 dan 283 ada riwayat perjalanan Palembang selain itu 283 juga menerima tamu dari Jakarta. Kasus 284 ada riwayat perjalanan dari Salatiga dan kasus 280 masih dalam penelurusan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman.
Tiga warga Kulonprogro yang positif, kasus 285 dan 286 ada riwayat kontak dengan pasien COVID-19 dari Kulonprogo dan kasus 287 ada riwayat perjalan dari Kutai. Untuk kasus 281 warga Yogyakarta ada riwayat perjalanan dari Solo.
“Mereka yang positif COVID-19 karena ada riwayat perjalanan dari luar kota, ada yang hasil pemerikssaa PCR dari rumah sakit, karena ada gejala atau kekhawatiran serta hasil RDT oleh puskesmas dan reaktif. Untuk warga Kulonprogo yang terpapar dari pasien COVID-19 Purworejo, hasil pelacakan Dinkes Kulonprogo dari notifikasi Dinkes Purworejo,” kata Berty, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (20/6/2020).
Lihat Juga :