Dadang Supriatna Janjikan Bangun RSUD di Kertasari

Sabtu, 20 Juni 2020 - 18:01 WIB
Keberadaan Puskesmas di tiap kecamatan dinilai tidak mampu mengakomodasi pelayanan kesehatan masyarakat. Sebab, fasilitas kesehatan dan tenaga medis di Puskesmas sangat terbatas. Beda halnya dengan rumah sakit yang memiliki fasilitas dan tenaga medis yang jauh lebih memadai.

"Salah satu tugas pemerintah adalah memudahkan masyarakat. Semoga nanti dengan adanya RSUD di daerah Kertasari ini dapat lebih mendekatkan masyarakat ke fasilitas kesehatan yang baik dan lengkap. Masalah kesehatan adalah pelayanan dasar yang akan saya jamin jika saya jadi bupati," tegasnya di hadapan warga Pacet.

Kang DS juga menilai, jumlah rumah sakit di Kabupaten Bandung masih sangat kurang. Bahkan, dia mengaku heran karena Kabupaten Bandung hanya memiliki tiga RSUD, yakni RSUD Soreang, Majalaya, dan Cicalengka. Padahal, jumlah penduduk Kabupaten Bandung mencapai 3,5 juta jiwa yang tersebar di 31 kecamatan.

"Sementara, RSUD Al-Ihsan yang terletak di kawasan Baleendah merupakan rumah sakit milik Pemprov Jabar, bukan Pemkab Bandung. Ini menandakan bahwa Pemkab Bandung saat ini kurang memprioritaskan masalah kesehatan yang merupakan hak dan pelayanan dasar masyarakat selain pendidikan," bebernya.

Terlebih, imbuh Kang DS, jumlah penduduk di Kecamatan Pacet, Kertasari, dan Pangalengan saja mencapai sekitar 500.000 jiwa. Sehingga, sudah layak dibangun sebuah rumah sakit.

"Idealnya ada beberapa rumah sakit pemerintah lagi karena wilayah Kabupaten Bandung itu sangat luas. Kalau saya jadi bupati, saya akan wujudkan ini. Bangunannya kita yang bangun, fasilitas dan alkesnya kita bisa minta bantuan provinsi dan pusat. Insya Allah kita bisa," tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!