Miris! Honor Ribuan Pegawai Pendukung PON XX Papua 6 Bulan Belum Dibayar
Minggu, 17 April 2022 - 19:10 WIB
"Kami dan mobil teman - teman kami dibawa ke Papua karena dijanjikan bayaran sesuai MOU dengan vendor, tapi nyatanya sampai saat ini belum dibayar juga," ketusnya.
Menurut dia, selama biaya hidup di Papua Anto meminjam uang ke pada tetangganya dan berharap selesai dari PON Papua bisa membayarnya, namun pinjaman ke tetangganya belum dibayar juga karena uang pelunasan dari panitia PON belum dibayar.
Baca juga: Tak Kunjung Dibayar, Massa Demo Tuntut Ganti Rugi Lahan Jalan Alternatif Penunjang PON XX Papua
Anto dan 40 sopir lainnya merupakan sopir jasa angkutan harian yang sehari- harinya mangkal di Pasar Pagi Jakarta Barat.
Sementara itu, perwakilan dari 24 Vendor, Boby menjelaskan, panitia PON dalam hal ini Gubernur Papua dan Menteri Pemuda dan Olahraga sampai saat ini baru membayarkan kewajibannya sebesar 20 persen dan 80 persen belum dibayarkan.
Boby mengakui PB PON pernah berjanji akan melunasi sisa pembayaran paling lambat bulan Desember 2021 lalu namun tidak ada realisasinya sampai sekarang. “Sudah enam bulan kami menunggu namun sampai saat ini sisa pembayaran sebesar 50 miliar belum di terima," katanya.
Menurut dia, selama biaya hidup di Papua Anto meminjam uang ke pada tetangganya dan berharap selesai dari PON Papua bisa membayarnya, namun pinjaman ke tetangganya belum dibayar juga karena uang pelunasan dari panitia PON belum dibayar.
Baca juga: Tak Kunjung Dibayar, Massa Demo Tuntut Ganti Rugi Lahan Jalan Alternatif Penunjang PON XX Papua
Anto dan 40 sopir lainnya merupakan sopir jasa angkutan harian yang sehari- harinya mangkal di Pasar Pagi Jakarta Barat.
Sementara itu, perwakilan dari 24 Vendor, Boby menjelaskan, panitia PON dalam hal ini Gubernur Papua dan Menteri Pemuda dan Olahraga sampai saat ini baru membayarkan kewajibannya sebesar 20 persen dan 80 persen belum dibayarkan.
Boby mengakui PB PON pernah berjanji akan melunasi sisa pembayaran paling lambat bulan Desember 2021 lalu namun tidak ada realisasinya sampai sekarang. “Sudah enam bulan kami menunggu namun sampai saat ini sisa pembayaran sebesar 50 miliar belum di terima," katanya.
Lihat Juga :