Kisah Raden Patah Pimpin Pasukan Kesultanan Demak Lindungi Klenteng Sam Po Kong saat Menyerang Semarang

Rabu, 13 April 2022 - 06:04 WIB
Raden Patah memimpin pasukan kesultanan Demak Bintoro, untuk menyerang Semarang. Foto/Ilustrasi/Ist.
Upaya memperluas daerah kekuasaan dan menyebarkan Islam di tanah Jawa, terus dilakukan Raden Patah, sejak diangkat oleh Wali Songo sebagai Sultan Demak Bintoro. Upaya perluasan wilayah dan pengaruh Islam itu, salah satunya dibuktikan dengan penyerangan ke Semarang.

Baca juga: Kisah Siu Ban Ci, Cinta Pandangan Pertama Brawijaya V yang Anaknya Menghancurkan Majapahit



Anehnya, saat pasukan Kesultanan Demak Bintoro hampir menguasai seluruh Kota Semarang, dengan dipimpin langsung Raden Patah, yang memiliki nama lain yakni Senapati Jimbun. Namun ada satu lokasi yang sengaja tidak diduduki oleh pasukan Demak, yakni Klenteng Sam Po Kong.

Bahkan menariknya, Jimbun atau Raden Patah tidak mengambil tindakan kejam terhadap orang-orang Tionghoa, yang beda keyakinan dengannya yang memeluk Islam. Di sisi lain Senapati Jimbun alias Raden Patah sendiri merupakan keturunan Tionghoa.

Baca juga: Hilang Sepekan Usai Jalan Sama Pacar, Mahasiswa Kedokteran UB Ditemukan Jadi Mayat
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!