Hilang Sepekan Usai Jalan Sama Pacar, Mahasiswa Kedokteran UB Ditemukan Jadi Mayat
Selasa, 12 April 2022 - 21:51 WIB
loading...
Mahasiswa Fakultas Kedonteran Universitas Brawijaya (UB) Malang, yang diketahui bernama Bagus Prasetyo Lazuardi (26) ditemukan sudah menjadi mayat di Kabupaten Pasuruan. Foto/iNews TV/Jaka Samudra
A
A
A
PASURUAN - Dilaporkan hilang, seorang mahasiswa Fakultas Kedonteran Universitas Brawijaya (UB) Malang, bernama Bagus Prasetyo Lazuardi ditemukan sudah menjadi mayat. Diduga, mahasiswa berusia 26 tahun tersebut, menjadi korban pembunuhan.
Baca juga: Mayat Wanita Tanpa Busana Ditemukan Mengambang di Sungai Citarum
Penemuan mayat ini menggemparkan warga Lingkungan Krajan, Desa Purwodadi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Saat ditemukan, kondisi mayat sudah mengenaskan, karena sudah membusuk dan dimakan belatung.
Mayat itu ditemukan dalam kondisi terlentang di lahan kosong yang ada di tepi jalan raya Surabaya-Malang, Selasa (12/4/2022). Mahasiswa semester akhir ini, merupakan warga Jalan Letjend Suprapto Kabupaten Tulungagung.
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Rombongan KSAD di Papua yang Mengakibatkan 1 Perwira POM AD Meninggal
Salah seorang warga, Ani mengaku, sejak Kamis (7/4/2022) sudah mencium aroma tidak sedap di lokasi kejadian. "Awalnya kami sangka aroma tidak sedap itu berasal dari bangkai kucing, karena sering ada warga yang membuang kucing mati," tuturnya.
Baca juga: Mayat Wanita Tanpa Busana Ditemukan Mengambang di Sungai Citarum
Penemuan mayat ini menggemparkan warga Lingkungan Krajan, Desa Purwodadi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Saat ditemukan, kondisi mayat sudah mengenaskan, karena sudah membusuk dan dimakan belatung.
Mayat itu ditemukan dalam kondisi terlentang di lahan kosong yang ada di tepi jalan raya Surabaya-Malang, Selasa (12/4/2022). Mahasiswa semester akhir ini, merupakan warga Jalan Letjend Suprapto Kabupaten Tulungagung.
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Rombongan KSAD di Papua yang Mengakibatkan 1 Perwira POM AD Meninggal
Salah seorang warga, Ani mengaku, sejak Kamis (7/4/2022) sudah mencium aroma tidak sedap di lokasi kejadian. "Awalnya kami sangka aroma tidak sedap itu berasal dari bangkai kucing, karena sering ada warga yang membuang kucing mati," tuturnya.
Lihat Juga :