21,3 Juta Orang Bakal Mudik ke Jateng, Gubernur Ganjar Diminta Siapkan Bus dan Kereta
Jum'at, 08 April 2022 - 11:28 WIB
“Saat arus mudik Lebaran mendatang cukup padat dan menuju macet, kami akan berlakukan one way nasional. Tapi masih rencana, termasuk juga akan dilakukan contra flow pada titik tertentu,” katanya.
Nantinya, kata dia, akan diterapkan pengurangan kendaraan yang keluar di jalan tol, mulai dari KM 70 hingga Gerbang Tol Kalikangkung di Kota Semarang,. Selain itu jalur alternatif seperti Pantura, jalur tengah, hingga selatan juga akan dilakukan pengalihan arus saat kepadatan arus mudik terjadi.
Baca: Ganjar Pranowo Sebut 600.000 Pemudik Sudah Banjiri Jawa Tengah
“Semua jalur itu akan difungsikan dan akan disalurkan ketika melihat arus yang dari Jakarta dan Jawa Barat cukup padat,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, Polda Jateng memprediksikan Jateng akan menjadi pusat konsentrasi mudik terbesar di Indonesia. Jumlah pemudik yang tiba di provinsi ini pada mudik Lebaran bakal mencapai 21,3 juta orang.
Ketua Komisi D DPRD Jateng Alwin Basri menambahkan, setelah pemerintah membuka kembali izin mudik Lebaran, sudah dapat dipastikan arus mudik akan didominasi oleh kendaraan pribadi, terutama kendaraan roda dua, sehingga berpotensi terjadi kepadatan lalu-lintas menjelang Lebaran mendatang.
“Kepadatan arus kendaraan pribadi itu dapat dikurangi, jika Pemprov Jateng bersama instansi baik BUMN, BUMD dan perusahaan swasta dapat menyediakan armada mudik bareng, seperti Lebaran 2019, sebelum pandemi melanda tanah air,” katanya.
Baca: Ganjar Tetapkan UMP Jawa Tengah Naik 0,78 Persen Jadi Rp 1,8 juta
Nantinya, kata dia, akan diterapkan pengurangan kendaraan yang keluar di jalan tol, mulai dari KM 70 hingga Gerbang Tol Kalikangkung di Kota Semarang,. Selain itu jalur alternatif seperti Pantura, jalur tengah, hingga selatan juga akan dilakukan pengalihan arus saat kepadatan arus mudik terjadi.
Baca: Ganjar Pranowo Sebut 600.000 Pemudik Sudah Banjiri Jawa Tengah
“Semua jalur itu akan difungsikan dan akan disalurkan ketika melihat arus yang dari Jakarta dan Jawa Barat cukup padat,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, Polda Jateng memprediksikan Jateng akan menjadi pusat konsentrasi mudik terbesar di Indonesia. Jumlah pemudik yang tiba di provinsi ini pada mudik Lebaran bakal mencapai 21,3 juta orang.
Ketua Komisi D DPRD Jateng Alwin Basri menambahkan, setelah pemerintah membuka kembali izin mudik Lebaran, sudah dapat dipastikan arus mudik akan didominasi oleh kendaraan pribadi, terutama kendaraan roda dua, sehingga berpotensi terjadi kepadatan lalu-lintas menjelang Lebaran mendatang.
“Kepadatan arus kendaraan pribadi itu dapat dikurangi, jika Pemprov Jateng bersama instansi baik BUMN, BUMD dan perusahaan swasta dapat menyediakan armada mudik bareng, seperti Lebaran 2019, sebelum pandemi melanda tanah air,” katanya.
Baca: Ganjar Tetapkan UMP Jawa Tengah Naik 0,78 Persen Jadi Rp 1,8 juta
Lihat Juga :