Gerakan Pangan Murah di Maros Diharap Bisa Antisipasi Lonjakan Harga
Kamis, 31 Maret 2022 - 15:10 WIB
"Masuk bulan puasa, masyarakat banyak yang berbelanja untuk stok selama sebulan. Kebutuhan meningkat, sehingga di pasar banyak permintaan. Jika permintaan meningkat, harga cenderung naik," sebutnya.
Chaidir berharap, dengan adanya kegiatan pangan murah, harga pangan di pasaran dapat dinormalisasi. Pihaknya juga telah membentuk Satgas Pangan , mereka akan menyisir siapa saja pengusaha nakal yang melakukan menimbunan. Dirinya tegas akan memberi sanksi jika benar ada yang ditemukan berlaku curang untuk meningkatkan harga pasaran.
"Ini untuk mencegah lonjakan harga. Kami sangat senang dengan antusias masyarakat, makin banyak stand yang ikut berpartisipasi. Tahun lalu hanya ada 14 stand, alhamdulillah hari ini ada sekitar 30 stand," tuturnya.
Selaras dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros, Abdul Aziz Achmad mengungkap, kegiatan ini sebagai bukti bahwa tidak ada kelangkaan pangan. Pihaknya akan menjamin ketersediaan pangan selama Ramadan.
"Kami dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan ingin membuktikan kepada masyarakat bahwa stok pangan kita ada. Terlebih kita punya 14 kecamatan yang masing-masing punya pangan unggulan," jelasnya.
Chaidir berharap, dengan adanya kegiatan pangan murah, harga pangan di pasaran dapat dinormalisasi. Pihaknya juga telah membentuk Satgas Pangan , mereka akan menyisir siapa saja pengusaha nakal yang melakukan menimbunan. Dirinya tegas akan memberi sanksi jika benar ada yang ditemukan berlaku curang untuk meningkatkan harga pasaran.
"Ini untuk mencegah lonjakan harga. Kami sangat senang dengan antusias masyarakat, makin banyak stand yang ikut berpartisipasi. Tahun lalu hanya ada 14 stand, alhamdulillah hari ini ada sekitar 30 stand," tuturnya.
Selaras dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros, Abdul Aziz Achmad mengungkap, kegiatan ini sebagai bukti bahwa tidak ada kelangkaan pangan. Pihaknya akan menjamin ketersediaan pangan selama Ramadan.
"Kami dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan ingin membuktikan kepada masyarakat bahwa stok pangan kita ada. Terlebih kita punya 14 kecamatan yang masing-masing punya pangan unggulan," jelasnya.
Lihat Juga :