Pemerkosa Siswi SMP di Maros Diciduk, Ngaku Khilaf dan Stres
Sabtu, 26 Maret 2022 - 10:28 WIB
Kejadian ini bermula saat korban sedang janjian bersama teman untuk mengembalikan buku. Namun saat berjalan kaki di area perkebunan ubi, pelaku yang juga melintas di area berpura-pura bertanya alamat.
Berselang beberapa jarak, pelaku lalu menghentikan motornya kemudian kembali mendatangi korban lalu mencekik lehernya. Pelaku lalu menyeret korban ke semak- semak kebun ubi dan melakukan aksi bejatnya. Usai memperkosa, pelaku sempat mengambil Hp dan kartu identitas korban.
“Pelaku sempat mengambil Hp korban. Pelaku dan korban tidak saling kenal. Korban mengalami luka di kemaluannya dan betis akibat diseret,” katanya.
Pelaku juga mengancam korban akan dibunuh bila melaporkan kejadian ini ke polisi. Namun aksi bejat ini terbongkar saat korban menceritakan kejadian ini kepada orang tuanya.
Pihak keluarga yang merasa keberatan akhirnya melaporkan ke polisi. Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan dan keterangan sejumlah saksi-saksi diperoleh informasi terkait ciri-ciri dan identitas pelaku.
Berselang beberapa jarak, pelaku lalu menghentikan motornya kemudian kembali mendatangi korban lalu mencekik lehernya. Pelaku lalu menyeret korban ke semak- semak kebun ubi dan melakukan aksi bejatnya. Usai memperkosa, pelaku sempat mengambil Hp dan kartu identitas korban.
“Pelaku sempat mengambil Hp korban. Pelaku dan korban tidak saling kenal. Korban mengalami luka di kemaluannya dan betis akibat diseret,” katanya.
Pelaku juga mengancam korban akan dibunuh bila melaporkan kejadian ini ke polisi. Namun aksi bejat ini terbongkar saat korban menceritakan kejadian ini kepada orang tuanya.
Pihak keluarga yang merasa keberatan akhirnya melaporkan ke polisi. Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan dan keterangan sejumlah saksi-saksi diperoleh informasi terkait ciri-ciri dan identitas pelaku.
Lihat Juga :