Melihat Aktivitas Narapidana di Lapas Kelas IIA Bengkulu yang Terkenal Menakutkan
Jum'at, 25 Maret 2022 - 13:14 WIB
''Warga binaan juga diberikan bimbingan kerja. Keterampilan mereka ini tentu membantu kebutuhan warga binaan di dalam lapas. Karya mereka ada juga yang dipesan dari masyarakat umum,'' kata Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu Ade Kusmanto, saat ditemui Jumat (25/3/2022).
Baca: Pemkot Bengkulu Satukan Nomor Panggilan Darurat
Selain bangunan bimtek, poli klinik, self service video call, dan ruangan alat musik. Di dalam lapas ini terdapat blok rehabilitasi narkoba. Di blok ini WBP diberi kesempatan untuk mengikuti rehabilitasi.
Tidak kurang dari 100 WBP mengikuti rehabilitasi. Mereka mendapatkan bimbingan, serta materi secara langsung. Dalam menjalankan rehabilitasi tersebut WBP mendapat bermacam pencerahan.
''Warga binaan diajarkan manajemen perilaku. Mereka mengikuti kegiatan rehabilitasi dari Senin sampai Jumat,'' kata Ade.
WBP di lapas ini juga diberikan kesempatan untuk menyelesaikan pendidikan. Di mana mereka mengikuti ujian kesetaraan paket B dan C. Pada tahun ini, peserta paket B diikuti 8 peserta dan paket C sebanyak 7 peserta.
''Kita memberi kesempatan warga binaan untuk ikut dalam ujian kesetaraan,'' tukasnya.
Baca: Pemkot Bengkulu Satukan Nomor Panggilan Darurat
Selain bangunan bimtek, poli klinik, self service video call, dan ruangan alat musik. Di dalam lapas ini terdapat blok rehabilitasi narkoba. Di blok ini WBP diberi kesempatan untuk mengikuti rehabilitasi.
Tidak kurang dari 100 WBP mengikuti rehabilitasi. Mereka mendapatkan bimbingan, serta materi secara langsung. Dalam menjalankan rehabilitasi tersebut WBP mendapat bermacam pencerahan.
''Warga binaan diajarkan manajemen perilaku. Mereka mengikuti kegiatan rehabilitasi dari Senin sampai Jumat,'' kata Ade.
WBP di lapas ini juga diberikan kesempatan untuk menyelesaikan pendidikan. Di mana mereka mengikuti ujian kesetaraan paket B dan C. Pada tahun ini, peserta paket B diikuti 8 peserta dan paket C sebanyak 7 peserta.
''Kita memberi kesempatan warga binaan untuk ikut dalam ujian kesetaraan,'' tukasnya.
(hsk)
Lihat Juga :