Selama Mei, Impor Jatim Didominasi Perlengkapan Tempur
Rabu, 17 Juni 2020 - 10:32 WIB
(Baca juga: RB Leipzig Belum Rela Lepas Timo Werner )
"Pada Mei 2020, golongan barang Mesin-mesin/Pesawat mekanik (HS 84) merupakan komoditas utama impor. Nilai transaksinya mencapai USD140,94 juta. Angka itu turun 20,21 persen dari bulan sebelumnya yang mencapai USD176,64 juta. Mayoritas berasal dari Tiongkok," kata Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Jatim, Satriyo Wibowo dalam rilisnya, Rabu (17/6/2020).
Berdasarkan 15 jenis komoditas impor nonmigas, terbesar adalah tank dan kendaraan tempur lapis baja lainnya, bermotor, dilengkapi dengan senjata maupun tidak. Kemudian bagian dari kendaraan. Selama Mei 2020, nilai impornya sebesar USD23,73 juta. Namun pada bulan sebelumnya tidak ada impor untuk komoditas tersebut.
Berdasarkan negara asal barang impor, maka Tiongkok tercatat sebagai negara importir yang terbesar selama Mei. Baik diantara negara-negara Asia maupun dunia dengan kontribusi 29,09 persen.
(Baca juga: 3 Karomah Utsman Bin Affan, Sahabat Berjuluk Dzun Nurain )
"Pada Mei 2020, golongan barang Mesin-mesin/Pesawat mekanik (HS 84) merupakan komoditas utama impor. Nilai transaksinya mencapai USD140,94 juta. Angka itu turun 20,21 persen dari bulan sebelumnya yang mencapai USD176,64 juta. Mayoritas berasal dari Tiongkok," kata Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Jatim, Satriyo Wibowo dalam rilisnya, Rabu (17/6/2020).
Berdasarkan 15 jenis komoditas impor nonmigas, terbesar adalah tank dan kendaraan tempur lapis baja lainnya, bermotor, dilengkapi dengan senjata maupun tidak. Kemudian bagian dari kendaraan. Selama Mei 2020, nilai impornya sebesar USD23,73 juta. Namun pada bulan sebelumnya tidak ada impor untuk komoditas tersebut.
Berdasarkan negara asal barang impor, maka Tiongkok tercatat sebagai negara importir yang terbesar selama Mei. Baik diantara negara-negara Asia maupun dunia dengan kontribusi 29,09 persen.
(Baca juga: 3 Karomah Utsman Bin Affan, Sahabat Berjuluk Dzun Nurain )
Lihat Juga :