Warga Diminta Waspada Bencana Hidrometeorologi dan Sambaran Petir
Sabtu, 12 Maret 2022 - 00:12 WIB
Prakirawan BMKG Bandung, Muhammad Iid menjelaskan, awan cumulonimbus ini menyimpan banyak energi sehingga memicu hujan lebat, hujan es, dan petir apabila berada di ketinggian sekitar 11 kilometer dari permukaan tanah.
"Awan ini berdampak pada cuaca ekstrem, hujan lebat, hujan es, petir, dan angin kencang. Karena menyimpan banyak energi dan multi sel," ucapnya.
Dikatakannya, periode musim hujan ini bakal terjadi hingga akhir Maret 2022. Bahkan bulan ini disebut waktu di mana curah hujan paling tinggi bakal terjadi. Berdasarkan data klimatologis yang diinput selama 30 tahun terakhir, Maret 2022 menjadi bulan dengan curah hujan tertinggi.
"Kami mengimbau warga waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem. Serta menghindari tempat tinggi dan terbuka atau berteduh di bawah pohon," tuturnya.
"Awan ini berdampak pada cuaca ekstrem, hujan lebat, hujan es, petir, dan angin kencang. Karena menyimpan banyak energi dan multi sel," ucapnya.
Dikatakannya, periode musim hujan ini bakal terjadi hingga akhir Maret 2022. Bahkan bulan ini disebut waktu di mana curah hujan paling tinggi bakal terjadi. Berdasarkan data klimatologis yang diinput selama 30 tahun terakhir, Maret 2022 menjadi bulan dengan curah hujan tertinggi.
"Kami mengimbau warga waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem. Serta menghindari tempat tinggi dan terbuka atau berteduh di bawah pohon," tuturnya.
(msd)
Lihat Juga :