Kiai Dibacok saat Khusyuk Berzikir, Pelaku Mengaku Terganggu karena Beda Paham
Kamis, 10 Maret 2022 - 19:24 WIB
"Menurut tersangka, wirid (zikir) bertentangan dengan fikih yang dia pahami dan pelaku menganggapnya sebagai pesugihan. Jadi ini paham yang keliru, paham yang dimiliki oleh tersangka," kata Ibrahim.
"Motif kejahatannya karena merasa terganggu aktivitas zikir di malam hari dengan mendatangkan banyak orang," lanjutnya.
Baca juga: Kiai Farid Dibacok OTK, Banser Langsung Amankan Pondok Pesantren An Nur Krangkeng
Sebelumnya diberitakan, Pengasuh Pondok Pesantren An Nur, di Desa Tegal Mulya, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu menjadi korban pembacokan saat tengah wirid di musala.
"Motif kejahatannya karena merasa terganggu aktivitas zikir di malam hari dengan mendatangkan banyak orang," lanjutnya.
Baca juga: Kiai Farid Dibacok OTK, Banser Langsung Amankan Pondok Pesantren An Nur Krangkeng
Sebelumnya diberitakan, Pengasuh Pondok Pesantren An Nur, di Desa Tegal Mulya, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu menjadi korban pembacokan saat tengah wirid di musala.