BPTJ Klaim 82 Bus Kendalikan Penumpukan Penumpang KRL di Jabodetabek

Senin, 15 Juni 2020 - 22:06 WIB
"Mengingat layanan ini bersifat dukungan,maka masyarakat diarahkan untuk dapat memanfaatkan layanan KRL terlebih dahulu, bus baru dioperasionalkan dalam kondisi terjadi kepadatan jumlah penumpang KRL," katanya. (Baca juga: Anggaran Pemulihan Ekonomi Membesar Jadi Rp686,2 Triliun )

Dalam hal penumpang sudah dapat terlayani oleh KRL dan tidak terjadi penumpukan penumpang, bus bantuan tidak akan beroperasi meski sudah disiagakan. "Namun seiring dengan masa menuju adaptasi kebiasaan baru (PSBB Transisi/PSBB Proporsional) masyarakat yang kembali beraktifitas semakin meningkat, sehingga bus yang semula disediakan BPTJ tidak mencukupi," katanya.

Maka dari itu, lanjut dia, Pemprov DKI Jakarta ikut berpartisipasi dengan menyediakan 50 unit bus sedang demikian pula dengan Pemerintah Kota Bogor dengan 10 unit bus sedang, sedangkan Kementerian Perhubungan 22 unit bus besar, sehingga kapasitas menjadi lebih memadai.

"Kami tentunya mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta dan Pemkot Bogor, untuk berpartisipasi mengatasi permasalahan ini," pungkasnya. (Baca juga: Bus Gratis Pemprov DKI Jurusan Depok-Jakarta Sepi Penumpang )
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!