10 Pemuda Pengeroyok Pria Paruh Baya Ditangkap, 3 Masih Buron
Senin, 15 Juni 2020 - 13:56 WIB
Dilanjutkan dia, para pelaku umumnya merupakan warga Jalan Manuruki II. Mulanya, mereka melakukan penyerangan terhadap salah satu pemuda di sekitar lokasi kejadian. Mereka berniat melakukan balas dendam setelah salah seorang di antara mereka dipukuli oleh pemuda setempat.
Baca Juga: Polisi Makassar Bekuk 10 Pengeroyok Dosen Unsulbar
"Jadi Iksan ini punya masalah, yang bersangkutan kemudian memberitahu teman-temannya. Mereka bawa senjata tajam. Motifnya sementara mau balas dendam, sayang korban yang kena, orang yang katanya pukuli Iksan ini malah tidak ditemukan," jelas Supriady.
Dari hasil interogasi awal, lanjut Supriady, para pelaku mengakui perbuatannya telah mengeroyok Jamaluddin. "Yang tikam itu Deni, pakai badik yang dibawa dari rumah, berboncengan dengan Ardi, ya bawa pisau juga. Kemudian Appang bawa parang dan ikut menyerang," bebernya.
Sementara Irfan juga mengakui membawa senjata rakitan jenis pasporro. Sisanya disebutkan Supriady ikut terlibat dalam pengeroyokan. "Barang bukti yang kita sita sebilah badik yang digunakan pelaku, sepuluh buah anak panah busur, satu buah senjata rakitan jenis papporo, dan lima buah trali sepeda," tutur mantan Kapolsek Rappocini.
Baca Juga: Polisi Makassar Bekuk 10 Pengeroyok Dosen Unsulbar
"Jadi Iksan ini punya masalah, yang bersangkutan kemudian memberitahu teman-temannya. Mereka bawa senjata tajam. Motifnya sementara mau balas dendam, sayang korban yang kena, orang yang katanya pukuli Iksan ini malah tidak ditemukan," jelas Supriady.
Dari hasil interogasi awal, lanjut Supriady, para pelaku mengakui perbuatannya telah mengeroyok Jamaluddin. "Yang tikam itu Deni, pakai badik yang dibawa dari rumah, berboncengan dengan Ardi, ya bawa pisau juga. Kemudian Appang bawa parang dan ikut menyerang," bebernya.
Sementara Irfan juga mengakui membawa senjata rakitan jenis pasporro. Sisanya disebutkan Supriady ikut terlibat dalam pengeroyokan. "Barang bukti yang kita sita sebilah badik yang digunakan pelaku, sepuluh buah anak panah busur, satu buah senjata rakitan jenis papporo, dan lima buah trali sepeda," tutur mantan Kapolsek Rappocini.
Lihat Juga :