Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2022, Polda Jatim Terjunkan 3.879 Personel
Selasa, 01 Maret 2022 - 14:11 WIB
Keempat tidak memakai sabuk keselamatan, kelima mengemudikan kendaraan dalam keadaan mabuk, keenam mengemudikan kendaraan bermain HP, ketujuh melawan arus. "Kedelapan, kendaraan angkutan barang overload yakni kelebihan muatan," kata Aris.
Dia menambahkan, polisi juga akan memaksimalkan teknologi yang telah terpasang, seperti halnya kamera CCTV atau tilang elektronik. Upaya-upaya tersebut dianggap penting karena berdasarkan hasil analisa dan evaluasi pelaksanaan operasi keselamatan tahun 2020-2021, jumlah pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas (laka lantas mengalami kenaikan. "Untuk kecelakaan naik mencapai 70 persen, sedangkan pelanggaran tembus 100 persen," ujarnya.
Menurutnya, kenaikan jumlah laka lantas dan pelanggaran ini akibat rendahnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas selama masa pandemi. Mereka menganggap adanya toleransi dari aparat penegak hukum dalam melakukan upaya represif. Yakni penindakan di masa pandemi COVID-19. "Sehingga mereka lebih fokus kepada protokol kesehatan dibandingkan aturan keselamatan lalu lintas di jalan raya," katanya.
Dia menambahkan, polisi juga akan memaksimalkan teknologi yang telah terpasang, seperti halnya kamera CCTV atau tilang elektronik. Upaya-upaya tersebut dianggap penting karena berdasarkan hasil analisa dan evaluasi pelaksanaan operasi keselamatan tahun 2020-2021, jumlah pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas (laka lantas mengalami kenaikan. "Untuk kecelakaan naik mencapai 70 persen, sedangkan pelanggaran tembus 100 persen," ujarnya.
Menurutnya, kenaikan jumlah laka lantas dan pelanggaran ini akibat rendahnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas selama masa pandemi. Mereka menganggap adanya toleransi dari aparat penegak hukum dalam melakukan upaya represif. Yakni penindakan di masa pandemi COVID-19. "Sehingga mereka lebih fokus kepada protokol kesehatan dibandingkan aturan keselamatan lalu lintas di jalan raya," katanya.
(msd)
Lihat Juga :