Politisi Senior DKI Tolak Penundaan Pemilu

Selasa, 01 Maret 2022 - 12:15 WIB
Wacana penundaan Pemilu 2024 yang dilontarkan oleh sejumlah ketua umum partai politik dianggap telah mengalami krisis keteladanan dan krisi negarawan. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Wacana penundaan Pemilu 2024 yang dilontarkan oleh sejumlah ketua umum partai politik dianggap telah mengalami krisis keteladanan dan krisi negarawan. Hal demikian disampaikan oleh politisi senior DKI Burzah Zarnubi.

Burza mengatakan, peta jalan demokrasi Indonesia telah susah payah dibangun bersama sejak masa reformasi. Dia menyayangkan jika bangunan demokrasi dalam konstitusi yang merupakan kesepakatan berbangsa itu dihancurkan hanya karena nafsu politik segelintir orang. Baca juga: Direktur SMRC: Mayoritas Masyarakat Tak Ingin Pemilu Diundur



"Reformasi telah mengantarkan kita menuju demokrasi, namun kini ada gejala partai politik akan marusak roadmap demokrasi kita," kata Bursah dalam diskusi terbatas bertema Wacana Penundaan Pemilu dan Perpanjangan Masa Jabatan Presiden di bilangan Duren Tiga Pancoran Jakarta Selatan, seperti dikutip dari keterangan rilisnya, Selasa (1/3/2022).

Bursah menjelaskan, peta jalan demokrasi Indonesia telah susah payah dibangun bersama sejak masa reformasi. Dia menyayangkan jika bangunan demokrasi dalam konstitusi yang merupakan kesepakatan berbangsa itu dihancurkan hanya karena nafsu politik segelintir orang.

"Reformasi telah mengantarkan kita menuju demokrasi, namun kini ada gejala partai politik akan marusak roadmap demokrasi kita," kata Bursah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!