Sukuk Ritel SR016 Segera Dirilis, Investasi Syariah yang Aman dan Dijamin Negara
Jum'at, 25 Februari 2022 - 12:27 WIB
Masa penawaran SR016 akan berlangsung dari tanggal 25 Februari sampai 17 Maret 2022. (Ist)
PALEMBANG - Setelah mendapatkan sambutan yang cukup antusias dari masyarakat Indonesia melalui penerbitan Obligasi Negara Ritel seri ORI021, pemerintah akan segera merilis Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ritel seri SR016. Masa penawaran SR016 akan berlangsung dari tanggal 25 Februari sampai 17 Maret 2022.
“Melanjutkan apa yang kami sampaikan sebelumnya mengenai ORI021 tempo hari, kami kembali mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk berinvestasi pada surat berharga syariah negara yang aman, dijamin negara serta memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk turut serta mendukung perekonomian negeri,” kata Sigit Kouwagam, CEO Bibit.
Menurut Sigit, SBSN ritel seri SR016 yang akan ditawarkan dengan kupon fixed atau tetap 4,95% per tahun, tenor 3 tahun, dan dapat diperjualbelikan di pasar sekunder dapat menjadi alternatif investasi bagi masyarakat karena imbal hasilnya lebih tinggi daripada suku bunga acuan BI yang saat ini adalah 3,5%.
Ia menambahkan, Bibit, aplikasi investasi reksa dana dan SBN untuk pemula yang telah secara resmi ditunjuk oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia sebagai Mitra Distribusi penjualan Surat Berharga Negara (SBN), siap melayani para pengguna yang ingin berinvestasi melalui aplikasinya.
“Melanjutkan apa yang kami sampaikan sebelumnya mengenai ORI021 tempo hari, kami kembali mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk berinvestasi pada surat berharga syariah negara yang aman, dijamin negara serta memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk turut serta mendukung perekonomian negeri,” kata Sigit Kouwagam, CEO Bibit.
Menurut Sigit, SBSN ritel seri SR016 yang akan ditawarkan dengan kupon fixed atau tetap 4,95% per tahun, tenor 3 tahun, dan dapat diperjualbelikan di pasar sekunder dapat menjadi alternatif investasi bagi masyarakat karena imbal hasilnya lebih tinggi daripada suku bunga acuan BI yang saat ini adalah 3,5%.
Ia menambahkan, Bibit, aplikasi investasi reksa dana dan SBN untuk pemula yang telah secara resmi ditunjuk oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia sebagai Mitra Distribusi penjualan Surat Berharga Negara (SBN), siap melayani para pengguna yang ingin berinvestasi melalui aplikasinya.
Lihat Juga :