Polisi Tangkap Waria dan Temannya Terkait Kematian Wanita Usai Suntik Filler Payudara
Selasa, 22 Februari 2022 - 18:23 WIB
"ER menyuntikkan sebanyak 1.000 mililiter silikon ke payudara korban. Jadi satu payudara berisi 500 mililiter," tuturnya. Yongki melanjutkan, harga paket suntikan payudara tersebut senilai Rp4 juta dengan pembayaran Rp2,5 juta dibayar tunai dan sisanya transfer.
Setelah ER selesai, Arif menjemput kembali dan mengantarnya pulang ke Cikupa, Tangerang menggunakan bus. Sehari setelah penyuntikan filler tersebut, korban ditemukan meninggal dunia di atas ranjang dalam kondisi kedua payudaranya bocor atau pecah, mengalir darah.
Diberitakan sebelumnya, Kanit Reskrim Polsek Taman Sari AKP Roland Manurung mengungkapkan korban membuat janji dengan seorang teman untuk melakukan suntik filler payudara kedua kali pada Jumat, 18 Februari 2022.
Polisi juga mendapati percakapan korban yang mengadu ke temannya. Saat itu, korban mengeluhkan keluar cairan dari payudaranya. "Makanya dia lemas dan kedinginan. Kemungkinan malapraktik karena yang nyuntik bukan dokter," ucapnya.
Setelah ER selesai, Arif menjemput kembali dan mengantarnya pulang ke Cikupa, Tangerang menggunakan bus. Sehari setelah penyuntikan filler tersebut, korban ditemukan meninggal dunia di atas ranjang dalam kondisi kedua payudaranya bocor atau pecah, mengalir darah.
Diberitakan sebelumnya, Kanit Reskrim Polsek Taman Sari AKP Roland Manurung mengungkapkan korban membuat janji dengan seorang teman untuk melakukan suntik filler payudara kedua kali pada Jumat, 18 Februari 2022.
Polisi juga mendapati percakapan korban yang mengadu ke temannya. Saat itu, korban mengeluhkan keluar cairan dari payudaranya. "Makanya dia lemas dan kedinginan. Kemungkinan malapraktik karena yang nyuntik bukan dokter," ucapnya.
(hab)