Tuntut Kepala Desa Mundur, 800 Tandatangan Warga Diserahkan ke Polres Cimahi
Jum'at, 18 Februari 2022 - 11:02 WIB
Sebanyak 800 tandatangan warga diserahkan ke Polres Cimahi oleh perwakilan tokoh masyarakat Desa Bojongsalam, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat ke Polres Cimahi, Kamis (17/2/2022) sore. Foto SINDOnews
CIMAHI - Sebanyak 800 tandatangan warga diserahkan ke Polres Cimahi oleh perwakilan tokoh masyarakat Desa Bojongsalam, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (KBB) ke Polres Cimahi, Kamis (17/2/2022) sore. Bukti tandatangan itu untuk menuntut Kepala Desa Bojongsalam yang berinisial AYB mundur dari jabatannya.
Pasalnya, dia diduga kuat telah melakukan tindakan asusila yang dilakukan kepada istri orang lain sebanyak empat kali dan diketahui oleh suami wanita tersebut. Baca juga: Ganggu Kenyamanan Warga Cimahi, Ratusan Sepeda Motor Knalpot Bising Ditertibkan
"Hari ini kami melapor ke Polres Cimahi atas tindakan asusila yang telah dilakukan kepala desa, dan menyerahkan 800 tandatangan warga yang menuntut agar dia mundur," kata salah seorang tokoh masyarakat Desa Bojongsalam, Rongga, KBB, Rahmat saat ditemui di Mapolres Cimahi.
Dia mengatakan kasus asusila yang dilakukan oleh kepala desa sangat mencoreng citra Desa Bojongsalam. Apalagi kasus ini dilakukan kepada istri sopir ambulans desa yang notabene adalah anak buahnya sendiri. Akibat kejadian tersebut, sang suami menceraikan istrinya itu.
Kejadian tersebut membuat warga Desa Bojongsalam menjadi resah dan merasa malu karena persoalan kepala desanya menjadi pembicaraan desa-desa lainnya yang bertetangga. Belum lagi ada kekhawatiran para generasi muda yang akan terpengaruh dari perilaku negatif para orang tua yang menjadi pimpinannya.
Pasalnya, dia diduga kuat telah melakukan tindakan asusila yang dilakukan kepada istri orang lain sebanyak empat kali dan diketahui oleh suami wanita tersebut. Baca juga: Ganggu Kenyamanan Warga Cimahi, Ratusan Sepeda Motor Knalpot Bising Ditertibkan
"Hari ini kami melapor ke Polres Cimahi atas tindakan asusila yang telah dilakukan kepala desa, dan menyerahkan 800 tandatangan warga yang menuntut agar dia mundur," kata salah seorang tokoh masyarakat Desa Bojongsalam, Rongga, KBB, Rahmat saat ditemui di Mapolres Cimahi.
Dia mengatakan kasus asusila yang dilakukan oleh kepala desa sangat mencoreng citra Desa Bojongsalam. Apalagi kasus ini dilakukan kepada istri sopir ambulans desa yang notabene adalah anak buahnya sendiri. Akibat kejadian tersebut, sang suami menceraikan istrinya itu.
Kejadian tersebut membuat warga Desa Bojongsalam menjadi resah dan merasa malu karena persoalan kepala desanya menjadi pembicaraan desa-desa lainnya yang bertetangga. Belum lagi ada kekhawatiran para generasi muda yang akan terpengaruh dari perilaku negatif para orang tua yang menjadi pimpinannya.