Ada Risiko Tsunami di Dekat Ibu Kota Baru Indonesia

Kamis, 23 April 2020 - 21:21 WIB
Pemetaan risiko tsunami di Selat Makassar, Indonesia. Foto/RE Brackenridge et al/BBC
JAKARTA - Para ilmuwan internasional sudah mengidentifikasi potensi risiko tsunami ada di wilayah yang dekat dengan ibu kota baru Indonesia.

Para peneliti memetakan bukti beberapa tanah longsor purba bawah laut di Selat Makassar antara pulau Kalimantan dan Sulawesi.



Jika hal itu terulang saat ini, itu akan menghasilkan tsunami yang mampu menggenangi Teluk Balikpapan, daerah yang dekat dengan ibu kota baru yang dipilih pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Tetapi tim peneliti internasional memperingatkan agar tidak bereaksi berlebihan. (BACA JUGA: Banjir Lahar Dingin Gunung Sinabung, Akses Jalan Kabanjahe-Kuta Buluh Terputus)

"Kami masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk menilai situasi dengan tepat. Yang disampaikan, ini adalah sesuatu yang mungkin harus dimiliki oleh pemerintah Indonesia pada daftar risiko di suatu tempat—bahkan jika kita hanya berbicara tentang peristiwa 'frekuensi rendah, dampak tinggi'," kata Dr Uisdean Nicholson dari Heriot-Watt University, Inggris.

Tim peneliti Inggris-Indonesia-nya menggunakan data seismik untuk menyelidiki sedimen dan strukturnya di dasar laut Makassar. Survei tersebut mengungkapkan 19 zona berbeda di sepanjang selat tempat lumpur, pasir, dan lanau jatuh ke lereng yang lebih dalam.

Beberapa slide yang dirilis memaparkan ratusan kilometer kubik material—volume yang lebih dari kolom air mengganggu, dan menghasilkan gelombang besar di permukaan laut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!