Gabungan Mahasiswa Pasundan Tolak Ide 3 Provinsi Jadi Sunda Raya

Senin, 07 Februari 2022 - 15:35 WIB
Pihaknya sepakat bahwa tokoh-tokoh sunda harus bersatu menyamakan irama dan suara, sehingga nanti akan lahir forum komunikasi supaya isu-isu kesundaan keluar dari satu pintu. Dia juga meminta agar dilibatkan dalam forum ini karena kami adalah tokoh pemuda yang peduli terhadap nilai-nilai kesundaan.

Dia pun sepakat dengan statemen Ketua Umum Paguyuban Pasundan Prof Didi Turmudzi, bahwa tidak ada dasar yang kuat untuk menggabungkan 3 provinsi yaitu DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat. Serta menuntut ketua DPD-RI untuk mencabut statemen mendukung dan menyepakati deklarasi maklumat Sunda.

Dia pun menyebut, Paguyuban Pasundan memang organisasi besar dan tertua tapi dalam hal ini tidak memiliki kekuasaan otoritas yang luas karena bukan pemegang kekuasaan. Sehingga persoalan ini seharusnya bisa diselesaikan oleh sang pemangku kebijakan di Jawa Barat yaitu gubernur selaku eksekutif dan DPRD jabar selaku legislatif.

Adapun organisasi masyarakat, inohong sunda, tokoh agama dan tokoh masyarakat ini hanya bisa mendorong karena keterbatasan kewenangan. "Pada intinya yang seharusnya mampu mempersatukan element dan menyelesaikan masalah ini adalah pemangku kebijakan baik eksekutif maupun legislatif," imbuh dia
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!