Stok Minyak Goreng Langka, Disdagkop UKM Lutim Bakal Sidak Pasar
Jum'at, 04 Februari 2022 - 13:30 WIB
Baca Juga:Faisal Basri Bongkar Biang Kerok Kenaikan Harga Minyak Goreng
"Jadi tidak boleh lebih dua liter, harus dua liter saja. Pastinya ada sanksi kalau ada yang bandel. Makanya tim turun ke toko-toko dan pasar untuk mengecek," tegas dia.
Dia melanjutkan, suplai minyak goreng yang masuk ke Lutim terbatas. Jumlah yang beredar tidak banyak. Makanya sering mengalami kekosongan stok di tengah permintaan yang tinggi.
"Jadi saya lihat belum terlalu maksimal ini barang masuk. Kalau Lutim memang sedikit barang yang masuk jadi cepat habis. Kami sementara terus memantau ini ke toko-toko bukan hanya ritel modern," papar Senfry.
"Saat saya tanya ke Indomaret di Burau, ‘kenapa cepat sekali habis?’ Mereka bilang, ‘cuma berapa, Pak, paling tiga dos isi enam. Jadi cepat sekali habis’," lanjut dia.
"Jadi tidak boleh lebih dua liter, harus dua liter saja. Pastinya ada sanksi kalau ada yang bandel. Makanya tim turun ke toko-toko dan pasar untuk mengecek," tegas dia.
Dia melanjutkan, suplai minyak goreng yang masuk ke Lutim terbatas. Jumlah yang beredar tidak banyak. Makanya sering mengalami kekosongan stok di tengah permintaan yang tinggi.
"Jadi saya lihat belum terlalu maksimal ini barang masuk. Kalau Lutim memang sedikit barang yang masuk jadi cepat habis. Kami sementara terus memantau ini ke toko-toko bukan hanya ritel modern," papar Senfry.
"Saat saya tanya ke Indomaret di Burau, ‘kenapa cepat sekali habis?’ Mereka bilang, ‘cuma berapa, Pak, paling tiga dos isi enam. Jadi cepat sekali habis’," lanjut dia.
Lihat Juga :