Masa Pandemi Covid-19, Peredaran Narkoba di Jatim Masih Tinggi

Jum'at, 12 Juni 2020 - 10:41 WIB
Pihaknya juga akan menyusun rencana pemetaan wilayah peredaran narkoba. Baik yang ada di Bangkalan maupun di Sampang. Pemetaan ini nantinya bekerjasama dengan kepala desa, tokoh agama dan para stakeholder.

"Saya mulai meniti bagaimana konsep itu (Kampung Tangguh) diterapkan, seperti yang disampaikan Pak Kapolda ketika menjadi Kapolres Jakarta Barat menyelesaikan Kampung Ambon, nanti kita coba terapkan," urainya.

Dia menambahkan, sinergisitas lintas lini penting dalam menekan peredaran narkoba. Keterbukaan dan kolaborasi kerjasama masing-masing masyarakat juga dibutuhkan. "Sekarang ini pemahamannya sepakat gak narkoba harus diberantas. Sepakat gak narkoba merusak anak bangsa, kalau itu disepakati ini akan memudahkan," terangnya.

Ketika disinggung pengungkapan kasus peredaran narkoba di wilayah Jatim terbesar yang pernah ditangani, Cornelis menyebut Polrestabes Surabaya masih yang tertinggi yakni membongkar peredaran narkoba dengan barang bukti 100 kilogram (kg) sabu. Pelaku, IHS, ditembak mati saat melawan ketika hendak diamankan petugas.

"Kita tetap melakukan penegakan hukum, penangkapan terhadap pelaku, pengguna, pengedar narkoba di Jatim," pungkasnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!