Baru 3 Bulan, Jembatan Dana Desa Rp51 Juta Hancur Diterjang Longsor

Kamis, 11 Juni 2020 - 15:30 WIB
Ia menyebutkan, jembatan ini awalnya dibangun secara permanen pada tahun 2018 lalu. Namun, pada bulan Februari 2020, jembatan itu tertimpa longsor, dan akhirnya masyarakat melakukan musyawarah desa, dan sepakat untuk menggunakan anggaran dana desa.

Ruhimat mengatakan pembangunan jembatan diselesaikan dalam satu bulan. Warga pun kembali bisa melintasi jembatan itu, bahkan dengan kendaraan roda empat. Namun, baru dua hari digunakan, jembatan itu kembali hancur tertimpa longsor.

"Jembatan ini dibuat dengan dana desa sekira Rp 51 juta," kata dia sambil menunjukan laporan penggunaan anggaran dana desa untuk pembangunan jembatan itu, yang masih menempel di sebuah pohon diujung jembatan.

(Baca: Capai Rp35 Triliun, Ini Jatah Dana Banjir-Longsor di Jabodetabekpuncur)

Ruhimat mengatakan, akibat terputusnya jembatan tersebut, sekira 70 KK di kampung itu terisolasi. Jika warga terpaksa harus melintas, mereka harus menyusuri jalan setapak menuruni tebing dengan berjalan kaki di sepanjang pematang sawah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!