Bandara Soetta Tak Wajibkan SIKM, DKI Tetap Berlakukan Sanksi Isolasi Dua Pekan
Kamis, 11 Juni 2020 - 09:53 WIB
Otoritas Bandara Soetta tidak mewajibkan perlengkapan dokumen SIKM bagi penumpang pesawat. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tetap memberlakukan sanksi Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) bagi warga yang datang ke Ibu Kota. Mereka yang tidak memiliki SIKM akan dikarantina dengan biaya sendiri selama dua pekan.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan, meski otoritas Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) tidak mewajibkan perlengkapan dokumen SIKM bagi penumpang pesawat, pihaknya tetap melakukan pemeriksaan SIKM. Khusunya terhadap orang-orang yang datang ke Jakarta.
"Kami tetap waspada, khususnya bagi warga yang datang dari zona merah penyebaran Covid-19, seperti Surabaya," kata Syafrin kepada wartawan, Kamis (11/6/2020). (Baca juga: Catat! Keluar Masuk Jakarta Warga Jabodetabek Hanya Perlu Tunjukkan E-KTP)
Bagi yang tidak memiliki SIKM, DKI akan menindak sesuai aturan yang berlaku, yakni wajib karantina selama dua pekan dengan biaya selama masa isolasi ditanggung sendiri. Adapun pemeriksaan SIKM diberlakukan ketika masyarakat balik ke Jakarta. Dia yakin masyarakat yang meninggalkan Jakarta pasti memiliki SIKM.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan, meski otoritas Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) tidak mewajibkan perlengkapan dokumen SIKM bagi penumpang pesawat, pihaknya tetap melakukan pemeriksaan SIKM. Khusunya terhadap orang-orang yang datang ke Jakarta.
"Kami tetap waspada, khususnya bagi warga yang datang dari zona merah penyebaran Covid-19, seperti Surabaya," kata Syafrin kepada wartawan, Kamis (11/6/2020). (Baca juga: Catat! Keluar Masuk Jakarta Warga Jabodetabek Hanya Perlu Tunjukkan E-KTP)
Bagi yang tidak memiliki SIKM, DKI akan menindak sesuai aturan yang berlaku, yakni wajib karantina selama dua pekan dengan biaya selama masa isolasi ditanggung sendiri. Adapun pemeriksaan SIKM diberlakukan ketika masyarakat balik ke Jakarta. Dia yakin masyarakat yang meninggalkan Jakarta pasti memiliki SIKM.
Lihat Juga :