Asal Usul Grogol Jakbar, Dulunya Tempat Bermukim Binatang Buas
Minggu, 16 Januari 2022 - 06:14 WIB
Berdasarkan buku ‘Asal Usul Nama Tempat di Jakarta’ karya Sejarawan Betawi Rachmat Ruchiat menyebutkan pada zaman dahulu konon banyak satwa liar seperti macan berkeliaran di wilayah itu, hingga masyarakat memasang perangkap disana.
Setiap kali berburu, warga memasang garogol atau perangkap yang dibuat dari tombak-tombak. Dengan alat garogol binatang buas biasanya ditangkap. Seiring berjalannya waktu kini, Kawasan Grogol menjadi wilayah perkotaan modern.
Pada paruh kedua abad ke-18, hampir seluruh daerah aliran Kali Grogol pernah menjadi milik Reiner de Klerk (1708-1780). Ia adalah seorang pejabat VOC yang kaya raya, pemilik Gedung yang sekarang menjadi Gedung Arsip Nasional di Jalan Gajah Mada. Baca juga: Kisah Gang Semen, Lokalisasi PSK yang Melegenda di Puncak Bogor
Sejak tahun 1777 sampai 1780, Reiner de Klerk menjabat sebagai Gubernur Jenderal. Pada usia senjanya, ia membangun rumah peristirahatan di Grogol. Gedung tersebut kini terletak didalam komplek kantor Polsek Pal Merah.
Pada tahun 1780, sebelum Gedung itu rampung dibangun, Reiner de Klerk meninggal dunia. Setelah belasan tahun bangunan itu mangkrak, akhirnya pada tahun 1792 diselesaikan oleh pemilik baru sebagian tanah Grogol, yaitu Andries Hartsinck yang juga pemilik tanah Yapan atau Jepang.
Setiap kali berburu, warga memasang garogol atau perangkap yang dibuat dari tombak-tombak. Dengan alat garogol binatang buas biasanya ditangkap. Seiring berjalannya waktu kini, Kawasan Grogol menjadi wilayah perkotaan modern.
Pada paruh kedua abad ke-18, hampir seluruh daerah aliran Kali Grogol pernah menjadi milik Reiner de Klerk (1708-1780). Ia adalah seorang pejabat VOC yang kaya raya, pemilik Gedung yang sekarang menjadi Gedung Arsip Nasional di Jalan Gajah Mada. Baca juga: Kisah Gang Semen, Lokalisasi PSK yang Melegenda di Puncak Bogor
Sejak tahun 1777 sampai 1780, Reiner de Klerk menjabat sebagai Gubernur Jenderal. Pada usia senjanya, ia membangun rumah peristirahatan di Grogol. Gedung tersebut kini terletak didalam komplek kantor Polsek Pal Merah.
Pada tahun 1780, sebelum Gedung itu rampung dibangun, Reiner de Klerk meninggal dunia. Setelah belasan tahun bangunan itu mangkrak, akhirnya pada tahun 1792 diselesaikan oleh pemilik baru sebagian tanah Grogol, yaitu Andries Hartsinck yang juga pemilik tanah Yapan atau Jepang.
Lihat Juga :