ADD dan Dana Desa Kabupaten Maros Turun Rp18 Miliar

Jum'at, 14 Januari 2022 - 17:44 WIB
Mengenai Dana Desa dan ADD yang turun dibanding 2021 lalu, Chaidir berharap pemerintah desa betul-betul memanfaatkan anggaran ini dengan baik. Mengingat terbatasnya anggaran sehingga program yang dilaksanakan harus tepat sasaran dan tidak asal membuat program.

“Manfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat, jangan disalah gunakan dan pelaporannya harus baik karena jika tidak bisa berurusan dengan aparat penegak hukum,” ujarnya.

Baca juga:Ulfiah Nur Chaidir Dikukuhkan Jadi Bunda Baca Maros

Untuk tahun 2022, desa yang anggarannya paling tinggi adalab Tompobulu di Kecamatan Tompobulu, mencapai Rp2,6 miliar. Sedangkan desa dengan anggaran terkecil yakni Padaelo di Kecamatan Mallawa, Rp1,4 miliar.

Besaran Dana Desa dan ADD yang diterima desa bervariasi berdasar pada jumlah penduduk, luas wilayah, indeks kesulitan geografis dan jumlah penduduk miskin.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!