Tim Unpak Gelar Sosialisasi Batik New Bogor melalui Game Edukasi
Kamis, 13 Januari 2022 - 14:19 WIB
Ketua Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Unpak Bogor, Elly Sukmanasa mengatakan, skenario PKM terintegrasi MBKM ini disusun untuk mencapai pendidikan yang memerdekakan dan memberdayakan, sehingga dapat tercapai kompetensi unggulan. Melalui kegiatan ini mahasiswa dapat belajar secara fleksibel tapi tetap mengikuti panduan dan SOP yang diterbitkan kampus.
Pada sosialisasi ini mahasiswa mendampingi peserta didik menjalankan game edukasi role play game untuk membuat pembelajaran menjadi menarik. "Pendampingan yang dilakukan ini sekaligus untuk mengasah mahasiswa dalam meningkatkan soft skill sekaligus mempraktikan teori sesuai bidangnya. Proses Hasil pembelajaran melalui PKM terintegrasi MBKM ini lebih fleksibel dan lebih kaya makna," katanya.
Sosialisasi pembelajaran kolaboratif melalui game edukasi role play game ini diharapkan dapat memenuhi indikator The Academic Triangle, yakni education, research, dan entrepreneurship. Menurut Elly, hasil edukasi yang fleksibel mampu menajamkan khasanah riset yang unggul dan diimplementasikan kepada masyarakat, sehingga menjadi booster menumbuhkan jiwa entrepreneurship, yang tangguh dan unggul. Baca juga: 5 Tempat Wisata Instagramable di Solo, Museum hingga Kampung Batik
"Selain itu, dosen dan mahasiswa dapat mempelajari, memaknai sekaligus menguatkan rasa cinta pada warisan budaya batik kepada peserta didik, sehingga diharapkan menjadi stimulus dalam mengenal motif Batik New Normal Bogor yang lebih kreatif dan milenial," katanya.
Pada sosialisasi ini mahasiswa mendampingi peserta didik menjalankan game edukasi role play game untuk membuat pembelajaran menjadi menarik. "Pendampingan yang dilakukan ini sekaligus untuk mengasah mahasiswa dalam meningkatkan soft skill sekaligus mempraktikan teori sesuai bidangnya. Proses Hasil pembelajaran melalui PKM terintegrasi MBKM ini lebih fleksibel dan lebih kaya makna," katanya.
Sosialisasi pembelajaran kolaboratif melalui game edukasi role play game ini diharapkan dapat memenuhi indikator The Academic Triangle, yakni education, research, dan entrepreneurship. Menurut Elly, hasil edukasi yang fleksibel mampu menajamkan khasanah riset yang unggul dan diimplementasikan kepada masyarakat, sehingga menjadi booster menumbuhkan jiwa entrepreneurship, yang tangguh dan unggul. Baca juga: 5 Tempat Wisata Instagramable di Solo, Museum hingga Kampung Batik
"Selain itu, dosen dan mahasiswa dapat mempelajari, memaknai sekaligus menguatkan rasa cinta pada warisan budaya batik kepada peserta didik, sehingga diharapkan menjadi stimulus dalam mengenal motif Batik New Normal Bogor yang lebih kreatif dan milenial," katanya.
(mhd)
Lihat Juga :