DPD Asparindo Sulsel Paparkan Program Digitalisasi Pasar
Kamis, 13 Januari 2022 - 07:08 WIB
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (ASPARINDO) Sulsel, Saharuddin Ridwan memaparkan rencana program digitalisasi pasar. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (ASPARINDO) Sulsel, Saharuddin Ridwan memaparkan rencana program digitalisasi pasar.
Hal itu disampaikan saat berkunjung ke Kantor Gubernur Sulsel guna memperkenalkan Pembentukan ASPARINDO Sulsel. Dalam pertemuan tersebut, Sahar memperkenalkan terbentuknya Pengurus baru ASPARINDO di daerah Sulsel.
Baca Juga: Selain Lebih Dekat, Ini Keuntungan Belanja di Pasar Rakyat
Sekaligus memperkenalkan bahwa lembaga ini adalah organisasi baru yang dibentuk di Sulsel. Selain itu, menurut mantan Direktur Operasional Perumda Pasar ini mengatakan, kehadiran ASPARINDO untuk membangun kerjasama dengan semua pihak dalam mendorong percepatan digitalisasi pasar rakyat, revitalisasi ekonomi, sosial budaya dan manajemen pasar.
"Kami akan menggagas gerakan ayo belanja ke Pasar Rakyat. Dan juga mendorong percepatan digitalisasi pasar rakyat, revitalisasi ekonomi, sosial budaya dan manajemen pasar rakyat," terangnya.
Hal itu disampaikan saat berkunjung ke Kantor Gubernur Sulsel guna memperkenalkan Pembentukan ASPARINDO Sulsel. Dalam pertemuan tersebut, Sahar memperkenalkan terbentuknya Pengurus baru ASPARINDO di daerah Sulsel.
Baca Juga: Selain Lebih Dekat, Ini Keuntungan Belanja di Pasar Rakyat
Sekaligus memperkenalkan bahwa lembaga ini adalah organisasi baru yang dibentuk di Sulsel. Selain itu, menurut mantan Direktur Operasional Perumda Pasar ini mengatakan, kehadiran ASPARINDO untuk membangun kerjasama dengan semua pihak dalam mendorong percepatan digitalisasi pasar rakyat, revitalisasi ekonomi, sosial budaya dan manajemen pasar.
"Kami akan menggagas gerakan ayo belanja ke Pasar Rakyat. Dan juga mendorong percepatan digitalisasi pasar rakyat, revitalisasi ekonomi, sosial budaya dan manajemen pasar rakyat," terangnya.
Lihat Juga :