Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah Tingkatkan Kompetensi Pegawai Berantas Narkoba
Rabu, 10 Juni 2020 - 19:55 WIB
“Ada faktor yang mempengaruhi kenapa suply and demand narkoba ini bisa tinggi, yang pertama karena adanya pengaruh dari komunitas-komunitas tertentu di masyarakat ditambah lagi zat yang terkandung dalam narkotik itu sendiri yang memberikan efek stimulan, halusinogen, dan adiktif yang mana menimbulkan kecanduan. Kemudian yang kedua karena keuntungan, harga narkotik di luar negeri itu sekitar 500 ribu per gram, bahkan untuk shabu di China hanya puluhan ribu per gram dan harga narkotik yang dijual di Indonesia per gram mencapai Rp1,5 juta hal ini yang mempengaruhi kenapa banyak supplier yang menyelundupkan narkoba ke Indonesia,” jelas Tery.
Untuk memberantas peredaran gelap narkoba Bea Cukai telah membuat suatu strategi salah satunya yaitu dengan adanya operasi BERSINAR (Bersihkan Sindikat Narkoba). “Salah satu strategi Bea Cukai untuk memberantas peredaran gelap narkoba ini yaitu dengan adanya operasi bersinar, strateginya mengikuti jaringan, tidak hanya kurirnya yang akan ditangkap namun juga sindikat dan pihak yang paling mendapat keuntungan dari kegiatan ini. Dalam memberantas narkoba ini Bea Cukai juga bersinergi dengan aparat penegak hukum lain seperti BNN, TNI, Polri, Polairud, dan lainya,” tambahnya.
Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan para pegawai Bea Cukai dapat mengetahui peran dan fungsinya sebagai community protector yaitu melindungi masyarakat Indonesia dari peredaran gelap narkoba sehingga kedepannya diharapkan dapat bersinergi antara kantor pusat Bea Cukai, kantor wilayah, dan kantor pelayanan dalam melakukan pemberantasan narkoba.
Untuk memberantas peredaran gelap narkoba Bea Cukai telah membuat suatu strategi salah satunya yaitu dengan adanya operasi BERSINAR (Bersihkan Sindikat Narkoba). “Salah satu strategi Bea Cukai untuk memberantas peredaran gelap narkoba ini yaitu dengan adanya operasi bersinar, strateginya mengikuti jaringan, tidak hanya kurirnya yang akan ditangkap namun juga sindikat dan pihak yang paling mendapat keuntungan dari kegiatan ini. Dalam memberantas narkoba ini Bea Cukai juga bersinergi dengan aparat penegak hukum lain seperti BNN, TNI, Polri, Polairud, dan lainya,” tambahnya.
Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan para pegawai Bea Cukai dapat mengetahui peran dan fungsinya sebagai community protector yaitu melindungi masyarakat Indonesia dari peredaran gelap narkoba sehingga kedepannya diharapkan dapat bersinergi antara kantor pusat Bea Cukai, kantor wilayah, dan kantor pelayanan dalam melakukan pemberantasan narkoba.
(atk)
Lihat Juga :