Kisah Lina Wanita Simpanan, dari Bergelimang Harta, Budak Seks, hingga Takut Istri Sah

Selasa, 11 Januari 2022 - 21:50 WIB
Kemudian, apartemen di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat senilai Rp50 juta langsung disewa selama setahun dan dibelikan mobil Honda Civic. Bahkan, Lina sampai dikuliahkan di perguruan tinggi swasta di Jakarta Selatan.

Bertabur harta bukan berarti hidup Lina senang selamanya. Ketika menjadi wanita simpanan, dia kerap tertekan karena harus menuruti segalanya khususnya kebutuhan syahwat. Dia harus siap melayani nafsu sang pejabat, kapan pun dan di mana pun.

“Setiap berhubungan badan pejabat selalu minta gaya yang aneh-aneh seakan-akan dirinya budak seks. Saya harus melayani apa pun gayanya. Kalau tidak mau dia selalu marah,” ujar Lina, beberapa waktu lalu.

Selain hubungan di ranjang, dia juga terpikir untuk tidak mencintai terlalu dalam si pejabat maupun pengusaha dengan menyudahi asmara terlarang menjadi istri simpanan. Bahkan, ketakutan yang paling dalam saat hubungannya diketahui istri sah.

“Makanya saya membatasi dan membuang jauh-jauh perasaan jatuh hati karena pria gelap memiliki istri dan anak,” tutur Lina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!