Menko Airlangga: Indonesia Butuh 340 Juta Vaksin Corona

Rabu, 10 Juni 2020 - 13:25 WIB
Bagi Indonesia terang dia, dalam menemukan dan memenuhi kebutuhan vaksin COVID-19 dilakukan melalui kerja sama antara BUMN dengan beberapa perusahaan di Korea.

"Siapa yang menemukan terlebih dahulu bisa sharing dengan negara lain, sehingga bisa melakukan co-production. Sesuai arahan Bapak Presiden (Jokowi) yang meminta kita untuk mengutamakan kerja sama dengan negara yang penduduknya relatif lebih kecil dari kita," katanya.

Dalam kesempatang yang sama, Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro mengatakan, pengembangan vaksin di Indonesia dipimpin oleh PT Bio Farma yang merupakan BUMN. (Baca juga: Jalan Poros Sungai Dua-Prajen Banyuasin Diresmikan)

"Kita ingin mendapatkan vaksin dalam waktu relatif cepat artinya tidak tertinggal dari negara lain. Kita mengembangkan vaksin Indonesia sendiri yang efektif untuk virus yang beredar di Indonesia," terang Bambang.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!