Database Pendidikan di Makassar Berantakan, Disdik Janji Segera Evaluasi
Kamis, 06 Januari 2022 - 07:30 WIB
Baca Juga: Anggaran Disdik Makassar Tahun Depan Tembus Rp1 Triliun
“Sekarang saya minta semua data baik rombongan belajar, jumlah siswa, jumlah guru, dan kebutuhan guru, termasuk kualifikasi, termasuk guru kontrak,” ujar pejabat baru Disdik Kota Makassar itu.
Dari data tersebut, Muhyiddin menyampaikan bakal melakukan verifikasi. Salah satunya melihat apakah betul di Kota Makassar masih kekurangan guru. Ataukah justru sebaliknya.
“Kalau over, kalau dia guru kontrak maka saya akan pertimbangkan untuk tidak dilanjutkan. Karena ini kan buang-buang uang negara. Bukan berarti kita berhentikan,” tegasnya.
Muhyiddin menyebut pemberhentian itu tetap akan melihat kualifikasi dan hasil kerja mereka. Jika hasilnya tidak sesuai harapan, maka ia tidak akan segan-segan untuk memutus kontraknya.
“Sekarang saya minta semua data baik rombongan belajar, jumlah siswa, jumlah guru, dan kebutuhan guru, termasuk kualifikasi, termasuk guru kontrak,” ujar pejabat baru Disdik Kota Makassar itu.
Dari data tersebut, Muhyiddin menyampaikan bakal melakukan verifikasi. Salah satunya melihat apakah betul di Kota Makassar masih kekurangan guru. Ataukah justru sebaliknya.
“Kalau over, kalau dia guru kontrak maka saya akan pertimbangkan untuk tidak dilanjutkan. Karena ini kan buang-buang uang negara. Bukan berarti kita berhentikan,” tegasnya.
Muhyiddin menyebut pemberhentian itu tetap akan melihat kualifikasi dan hasil kerja mereka. Jika hasilnya tidak sesuai harapan, maka ia tidak akan segan-segan untuk memutus kontraknya.
Lihat Juga :