Tersangka Pengambil Paksa Jenazah Covid-19 Terancam 7 Tahun Penjara

Selasa, 09 Juni 2020 - 22:30 WIB
Para tersangka kasus pengambilan paksa jenazah covid-19 terancam tujuh tahun penjara. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel sudah menetapkan beberapa orang tersangka dari total 31 orang yang diamankan dalam kasus pengambilan paksa jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) covid-19 dari sejumlah rumah sakit di Kota Makassar. Para tersangka itu dijerat sejumlah pasal dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo, menyampaikan para tersangka dijerat Pasal 214 KUHP, Pasal 335 KUHP dan Pasal 207 KUHP. Selain itu, mereka juga disangkakan Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.



Baca Juga: Polisi Amankan 31 Orang Terkait Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 di Makassar

Langkah tegas kepolisian ini diharapkan mampu memberikan efek jera terhadap ulah oknum warga yang ngotot mengambil secara paksa jenazah covid-19 dari rumah sakit. Ibrahim menegaskan kepolisian tidak akan diam bila kejadian tersebut berulang.

"Tindakan tegas dan penegakan hukum tersebut dilakukan untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas. Ya agar tidak ada lagi aksi yang menjadi potensi penyebaran covid-19," ujar Ibrahim, dalam keterangan persnya kepada SINDOnews, Selasa (9/8/2020).

"Jadi sekali lagi, saya harap masyarakat jangan lagi ada yang melakukan pengambilan paksa jenazah tersebut, karena polisi pasti bertindak," sambung Ibrahim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!