Petugas SPBU di Pematangsiantar Diduga Curang, Bayar Rp300 Ribu Diisi Rp189 Ribu
Rabu, 29 Desember 2021 - 08:03 WIB
"Saya pikir ya mereka tidak mungkin curang. Jadi begitu katanya selesai (pengisian), ya saya langsung mau jalan," kata Sulaiman, Rabu (29/12/2021).
Namun sesaat setelah menjalankan mobilnya, istri korban yang duduk di kursi belakang memberitahukan jika BBM yang diisi petugas SPBU itu hanya senilai Rp189 ribu, bukan Rp 300ribu sesuai yang telah dibayar.
Baca juga: Dijewer Gubernur Edy, Pelatih Biliar Sumut Merasa Dipermalukan di Depan Umum
"Saya kembali memundurkan mobil sambil bertanya ke petugas SPBU berapa total bensin yang diisi. Seketika itu, saya foto pompa nozel bensin itu, ternyata hanya diisi Rp 189ribu, artinya terdapat selip selisih Rp 110ribu," sebut Sulaiman.
Dengan ekspresi pura-pura kelupaan, sang operator pun mengungkapkan bahwa dirinya lupa. Petugas SPBU itu pun akhirny mengembalikan selisih uang tersebut. "Oya, ya, lupa tadi," ucap Sulaiman menirukan perkataan sang petugas SPBU.
"Insiden ini merupakan kecurangan yang dilakukan petugas SPBU kepada pelanggan. Ini menjadi bukti lemahnya pengawasan SPBU yang memberikan pelayanan kepada pelanggan. Ini bisa terjadi pada siapa saja dan kalau terus dibiarkan akan berulang," tambah Sulaiman.
Namun sesaat setelah menjalankan mobilnya, istri korban yang duduk di kursi belakang memberitahukan jika BBM yang diisi petugas SPBU itu hanya senilai Rp189 ribu, bukan Rp 300ribu sesuai yang telah dibayar.
Baca juga: Dijewer Gubernur Edy, Pelatih Biliar Sumut Merasa Dipermalukan di Depan Umum
"Saya kembali memundurkan mobil sambil bertanya ke petugas SPBU berapa total bensin yang diisi. Seketika itu, saya foto pompa nozel bensin itu, ternyata hanya diisi Rp 189ribu, artinya terdapat selip selisih Rp 110ribu," sebut Sulaiman.
Dengan ekspresi pura-pura kelupaan, sang operator pun mengungkapkan bahwa dirinya lupa. Petugas SPBU itu pun akhirny mengembalikan selisih uang tersebut. "Oya, ya, lupa tadi," ucap Sulaiman menirukan perkataan sang petugas SPBU.
"Insiden ini merupakan kecurangan yang dilakukan petugas SPBU kepada pelanggan. Ini menjadi bukti lemahnya pengawasan SPBU yang memberikan pelayanan kepada pelanggan. Ini bisa terjadi pada siapa saja dan kalau terus dibiarkan akan berulang," tambah Sulaiman.
Lihat Juga :