Yogya Siapkan Skema Penutupan Jalan Bagi Pemudik
Kamis, 23 April 2020 - 10:39 WIB
Tavip menambahkan, pihaknya juga melakukan koordinasi mengenai kendaraan atau pemudik yang tidak tidak diizinkan masuk. Selain dari Jabodetabek, juga beberapa wilayah lain yang menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) seperti Jawa Barat, Surabaya Raya, dan lain sebagainya menjadi titik pengawasan dan pemeriksaan. "Instruksi dari gubernur yang tidak boleh masuk yang dari zona merah," ungkapnya.
Ketika disinggung kesiapan personel, dia mengaku akan menyiapkan tiga shift untuk melakukan penjagaan. Yakni pagi sampai siang, siang sampai sore, dan sore sampai malam. "Untuk setiap shift diisi 25 personel gabungan baik Dinas Perhubungan, Pol PP, Kesehatan, serta TNI Polri," paparnya.
Dari catatan Dinas Perhubungan DIY, dalam dua minggu terakhir jumlah pemudik yang masuk ke DIY menggunakan moda transportasi udara, kereta api, dan bus sudah mencapai 81.000 orang. Jumlah ini belum termasuk kendaraan pribadi." Dan kita antisipasi ada 36% warga yang belum mudik berdasarkan survei dari Kemenhub," tegas Tavip.
Sementara untuk jalur-jalur tikus menuju wilayah DIY, Dishub DIY meminta pemkab di seluruh DIY melakukan koordinasi dan pembatasan serta penutupan. "Yang mengetahui jalan- jalan tikus adalah dishub kabupaten, maka kita minta mereka yang mengambil langkah," ujarnya.
Ketika disinggung kesiapan personel, dia mengaku akan menyiapkan tiga shift untuk melakukan penjagaan. Yakni pagi sampai siang, siang sampai sore, dan sore sampai malam. "Untuk setiap shift diisi 25 personel gabungan baik Dinas Perhubungan, Pol PP, Kesehatan, serta TNI Polri," paparnya.
Dari catatan Dinas Perhubungan DIY, dalam dua minggu terakhir jumlah pemudik yang masuk ke DIY menggunakan moda transportasi udara, kereta api, dan bus sudah mencapai 81.000 orang. Jumlah ini belum termasuk kendaraan pribadi." Dan kita antisipasi ada 36% warga yang belum mudik berdasarkan survei dari Kemenhub," tegas Tavip.
Sementara untuk jalur-jalur tikus menuju wilayah DIY, Dishub DIY meminta pemkab di seluruh DIY melakukan koordinasi dan pembatasan serta penutupan. "Yang mengetahui jalan- jalan tikus adalah dishub kabupaten, maka kita minta mereka yang mengambil langkah," ujarnya.
(nbs)
Lihat Juga :