Janda Muda Asal Solo Disekap di Hotel dan Setiap Hari Dipaksa Layani Nafsu Bejat hingga Subuh
Minggu, 19 Desember 2021 - 10:20 WIB
Janda muda asal Solo, Jawa Tengah, mengaku disekap dan diperkosa selama berhari-hari. Foto/iNews TV/Septyantoro
SOLO - Cerita pilu menimpa wanita berinisial NK. Janda muda berusia 32 tahun asal Solo, Jawa Tengah tersebut, mengaku telah disekap dan dipaksa melayani nafsu bejat seorang pria berinisial WTF.
Baca juga: Bejat! Tak Tahan Nafsu Birahi, 4 Pengangguran Gagahi Gadis SMP Siang hingga Malam
Penyekapan dan pemerkosaan itu, diakui NK terjadi selama tiga hari. Pelaku membawanya ke hotel di Kawasan Baron, Laweyan, Kota Solo, dan di wilayah Kota Salatiga. NK dan keluarganya diancam dibunuh apabila tidak menurut keinginan WTF.
Janda muda ini akhirnya melaporkan peristiwa memilukan yang dialaminya ke Polresta Surakarta, dengan didampingi para pengacara dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Solo Raya Justice (Soratice).
Baca juga: Puluhan Muda-mudi Ditemukan Tak Kenakan Baju di Kamar Hotel, Diduga Gelar Pesta Terlarang
Dalam penuturannya, NK mengaku kenal dengan WTF melalui jaringan pertemanan. Dia dimingi-imingi oleh pelaku untuk membuka usaha, serta diminta tolong mendampingi pelaku memeriksakan penyakit diabetesnya di salah satu rumah sakit di Solo.
Baca juga: Bejat! Tak Tahan Nafsu Birahi, 4 Pengangguran Gagahi Gadis SMP Siang hingga Malam
Penyekapan dan pemerkosaan itu, diakui NK terjadi selama tiga hari. Pelaku membawanya ke hotel di Kawasan Baron, Laweyan, Kota Solo, dan di wilayah Kota Salatiga. NK dan keluarganya diancam dibunuh apabila tidak menurut keinginan WTF.
Janda muda ini akhirnya melaporkan peristiwa memilukan yang dialaminya ke Polresta Surakarta, dengan didampingi para pengacara dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Solo Raya Justice (Soratice).
Baca juga: Puluhan Muda-mudi Ditemukan Tak Kenakan Baju di Kamar Hotel, Diduga Gelar Pesta Terlarang
Dalam penuturannya, NK mengaku kenal dengan WTF melalui jaringan pertemanan. Dia dimingi-imingi oleh pelaku untuk membuka usaha, serta diminta tolong mendampingi pelaku memeriksakan penyakit diabetesnya di salah satu rumah sakit di Solo.