Bertenaga Mesin GE Aviation, Proyek Jet Tempur Korsel-Indonesia Makin Mulus

Selasa, 09 Juni 2020 - 09:14 WIB
KAI memilih GE Aviation pada Mei 2016 agar memasok mesin F414-GE-400K untuk pesawat tempur KF-X. Total sebanyak 240 F414 ditambah suku cadang yang akan dipasok ke KAI guna memberi daya 120 jet KF-X untuk Korea Selatan.

"Keberhasilan kami sejauh ini pada program ini mencerminkan hubungan yang kuat antara ROKAF (Angkatan Udara Republik Korea), mitra industri Korea Selatan kami dan GE Aviation, dan sejarah panjang dan sukses dari mesin kami yang menggerakkan pesawat ROKAF," lanjut dia.

Sebanyak 15 mesin dan enam prototipe diharapkan akan diproduksi untuk program ini pada 2021, dengan penerbangan pertama diharapkan pada 2022. Pengembangan diharapkan akan selesai pada 2026. Korea Selatan berencana untuk melengkapi KF-X dengan avionik pribumi. Ini sebagian besar akan datang dari LIG Nex1 dan Hanwha.

Meskipun Sistem Elbit Israel akan memasok sistem following/avoidance medan untuk radar array yang dipindai secara elektronik aktif yang sedang dikembangkan oleh Hanwha. Perusahaan Israel mengumumkan kontrak USD43 juta pada awal Februari. (Baca juga: Dikembangkan Indonesia-Korsel, Ini Mock-up Jet Tempur KF-X/IF-X )

KF-X juga kompatibel dengan rudal air-to-air Eropa. Korea Selatan menandatangani kontrak dengan pembuat rudal Eropa MBDA pada November 2019 untuk mengintegrasikan misil Meteor, sementara Diehl-BGT juga dilaporkan akan menandatangani kontrak serupa untuk IRIS-T-nya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!